Twitter

Contact Online

Eka Usmanthea Rinda  

Artikel Terbaru

Tips Dalam Menyimpan Dan Menata Koleksi Tas

Tips Dalam Menyimpan Dan Menata Koleksi Tas

September 1st, 2014

INSPIRATV - Menata koleksi tas merupakan kegiatan [...]

Membuat Sup Tomyam Maknyus

Membuat Sup Tomyam Maknyus

September 1st, 2014

INSPIRATV- Sup Tomyam maknyus makanan khas Thailan[...]

Kacang Mete, Bantu Mencegah Diabetes

Kacang Mete, Bantu Mencegah Diabetes

September 1st, 2014

INSPIRATV - Kacang mete atau yang biasa disebut de[...]

Berita Photo Terbaru

Seminar Sehari “The Miracle Of Al-Qur’an”

Seminar Sehari "The Miracle Of Al-Qur'an"

August 28th, 2014

INSPIRATV - Seminar Sehari "The Miracle Of Al-Qur'[...]

Seminar Nasional “Demokrasi Dan Media Massa”

Seminar Nasional "Demokrasi Dan Media Massa"

August 20th, 2014

INSPIRATV - Acara seminar nasional yang diselengga[...]

Sunday, 9 June 2013

Asal Usul Bakmi Jogja Pak Karso

bakmi karso

INSPIRA.TV – Mungkin pembaca blog ini pernah bertemu dengan gerai Bakmi Jogja Pak Karso di beberapa kota di Indonesia. Ya, bakmi Jogja Pak Karso sekarang tersebar di banyak kota di Indonesia dengan sistem waralaba. Tapi pernahkah terngiang di pikiran pembaca darimanakah kisah Bakmi Jogja Pak Karso bermula sehingga sekarang sudah tersebar di kota-kota di Indonesia.

Sore itu saya bertemu Djumanto yang sedang sibuk menyiapkan bakmi untuk para pelanggannya di sebuah warung bakmi kaki lima Jalan Pemuda, Muntilan tak jauh dari kompleks Kawedanan. Mas Djum, begitu saya panggil baru saja dasaran* dan baru ada 3 pembeli mie-nya, terntunya termasuk saya.

Bunyi pisau beradu dengan talenan menjadi latar belakang, istri Mas Djum sedang mengiris tomat, kubis dan sayuran lain, sementara Mas Djum sibuk di depan penggorengan menyiapkan bumbu dasar mie goreng pesanan saya. Sesekali Mas Djum mencek bara di tungku untuk memastikan apinya pas dengan keinginannya.

Sambil meracik mie pesanan saya, Mas Djum mulai bertutur :

“Ini warung punya bapak saya, Ya Pak Karso itu.. saya cuma nerusin karena bapak sudahsepuh…”

Ya, Mas Djum adalah anak bungsu dari Pak Karso yang sekarang namanya menjadi terkenal karena banyak gerai bakmi menggunakan namanya. Walaupun kelak terkenal dengan embel-embel Mie Jogja Pak Karso, tapi Pak Karso sendiri memulai warung bakminya dari Muntilan, sebuah kota kecil di Magelang, Jawa Tengah.

Muntilan sendiri bagi pecinta bakmi goreng bisa jadi surga, warung mie enak dengan citarasa khas ting telecek* di sudut2 Muntilan,  mie goreng enak di Muntilan bersembunyi di warung-warung di desa-desa, di gardu ronda dan di pinggir-pinggir jalan. Walaupun tidak memiliki nama khusus, mie daerah Muntilan sering disebut Mie Jawa / Magelangan. Bagi pecinta mie di Magelang dan sekitarnya bahkan tidak ada nama khusus, biasanya menyebut nama warung mie-nya atau nama dusun/kampung tempat warung mie. Julukan Mie Jawa / Magelangan justru dibuat oleh orang-orang dari luar Magelang, merujuk gaya meracik mie di Muntilan dan seputaran Magelang.

Diantara saudara-saudaranya yang lain, hanya Mas Djum si bungsu-lah yang meneruskan darah mie Pak Karso dan meneruskan warungnya mie-nya di Muntilan. Itu karena dimata Pak Karso, Mas Djum lah yang paling berbakat dan bertalenta untuk mengolah mie sesuai resep Pak Karso, jadilah dia yang meneruskan warung mie-nya, dibantu istri dan seorang kakaknya.

Kisah kenapa Mie Pak Karso bisa terkenal namanya adalah saat Puspo Wardoyo, pemilik Ayam Bakar Wong Solo membeli resep dan hak atas nama Mie Gorengnya. Dulu Puspo memang memiliki sebuah gerai Ayam Bakar Wong Solo di Kawedanan, Muntilan tak jauh dari warung mie tempat Pak Karso berjualan. Sejak itulah nama Pak Karso menjadi terkenal dan tersebar ke kota-kota lain dengan nama Mie Jogja Pak Karso.

“iya, dulu memang dibeli dan bapak sudah tanda tangan notaris mas, jadi tiap bulan bapak nerima royalti..” imbuh Mas Djum.

Walaupun tidak menceritakan berapa royalti yang diterima per bulannya, namun atas pembelian resep dan nama warung mie tersebut, Pak Karso rutin menerima royalti tiap bulannya. Menurut Mas Djum resep Mie Goreng ini sekarang sudah distandarisasi, hingga setiap gerai Mie Jogja Pak Karso bisa menyajikan mie goreng dengan resep yang pas dengan olahan tangan Pak Karso.

Mie olahan Pak Karso seperti halnya mie goreng khas Muntilan diracik satu persatu dan dimasak di atas tungku, tak jarang membuat pembeli menunggu. Namun itulah rahasianya, bumbu diracik satu persatu sesuai takaran yang pas dan dimasak di wajan kecil yang sudah bertahun-tahun digunakan yang sudah menyesap sari pati resep mie goreng bertahun-tahun lamanya.

Sekarang nama Mie Jogja Pak Karso memang sudah lumayan kondang dari banyak gerai, namun di Muntilan inilah asal mulanya. Menikmati Mie Jogja yang sekarang diolah oleh generasi kedua dari Pak Karso dengan resep yang sama dari tangan bapaknya. Menikmati bakaran tungku dan mie yang dibuat satu-persatu di warung mie sederhana di Muntilan adalah sebuah kenikmatan tersendiri.

Obrolan dengan Mas Djum berakhir saat pesanan mie goreng saya selesai, baunya harum, saya pun pamit kepada Mas Djum yang sudah menceritakan banyak hal tentang Mie Goreng Pak Karso ini. Dan saya beserta adik pun pulang dengan 3 bungkus Mie Goreng untuk keluarga dirumah.

Tabik.

Catatan :

Penilaian Pribadi : Rasa Mie Goreng Pak Karso ini dimata saya enak, lebih enak dari gerai-gerai franchise-nya seperti yang sudah saya coba. Harga seporsi Mie Goreng-nya adalah Rp 11.000,00. Sedikit lebih tinggi dibandingkan warung mie lainnya di seputaran Muntilan. Mie Jogja Pak Karso ini buka setiap sore di Jl. Pemuda,Muntilan daerah pertigaan Kawedanan, seberang Indomaret Triningsih Muntilan.

dasaran : buka lapak.

ting telecek : tersebar.

DSC_0042

DSC_0033

DSC_0035

DSC_0041

(sumber : efenerr.wordpress.com)