INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Cegah Virus Corona, RSHS Bandung Siapkan Tim dan 5 Ruangan Isolasi Khusus

Saifal

24 January, 2020 17:15 WIB | INSPIRA SEHAT

Inspira TV - Cegah Virus Corona, RSHS Bandung Siapkan Tim dan 5 Ruangan Isolasi Khusus

Foto : Saifal

BANDUNG,- Peringatan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, direspon oleh pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Pihaknya menyatakan siap siaga untuk mengantisipasi adanya pasien yang terinveksi Virus Corona.


Seluruh sarana dan prasarana bahkan hingga SDM tengah dipersiapkan oleh mereka. RSHS sudah mulai bersiaga sejak adanya instruksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).


"Sebagai rujukan nasional dan infeksi khusus, kami selalu siap dalam kasus Virus Corona. Seperti halnya ketika ramai flu burung dan SARS," tutur Dirut RSHS Bandung Nina Susana Dewi, di RSHS Bandung, Kota Bandung, Jumat (24/1/2020).


RSHS memiliki sejumlah ruang isolasi untuk infeksi umum dan khusus. Termasuk tim khusus untuk menangani pasien jikalau ada yang positif terjangkit virus mematikan tersebut. Nina memastikan kinerja tim khusus tersebut akan dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku.


“Kita punya rawat inap khusus infeksi itu ada 5 tempat ruangan isolasi. Untuk infeksi umum ada 33 ruangan isolasi. Termasuk IGD punya tempat yang khusus lima juga. Kami juga sudah punya tim khusus, mereka terlatih dan kami punya SOP-nya untuk menangani kasus seperti ini” lanjutnya.


Sementara itu, Ketua Tim Penanganan Infeksi Khusus RSHS Bandung, Yovita Hartantri menegaskan hingga saat ini, pihak RSHS belum menemukan adanya pasien rujukan yang terjangkit Virus Corona.


"Sejauh ini belum ada (kasus). Kita berharap tidak ada. Tapi kita siaga," ujar Yovita.


Yovita menjelaskan tentang deteksi dini dari Virus Corona. Deteksi dini tersebut akan dilakukan oleh dokter jaga, nantinya akan berkoordinasi dengan tim khusus yang telah dipersiapkan.


"Misalnya kalau pasien yang datang ke IGD memiliki gejala (virus corona) seperti demam, batuk pilek, gangguan pernafasan dan nyeri tenggorokan, bisa langsung dikoordinasikan dengan tim. Nantinya tim memutuskan diisolasi atau tidak,"tutup Yovita. (MSN)

You can share this post !