INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Remaja 19 Tahun Ini Ajukan Pergantian Status Perempuan Jadi Laki-Laki

Sultan Asshauqi

06 February, 2020 16:05 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Remaja 19 Tahun Ini Ajukan Pergantian Status Perempuan Jadi Laki-Laki

Foto : Sultan Asshauqi

SURABAYA,- Seorang remaja perempuan mendatangi Pengadilan Negeri Surabaya, untuk menjalani sidang permohonan pergantian status jenis kelamin perempuan menjadi laki-laki. Hal ini dilakukan oleh remaja berinisial P.N berumur 19 tahun.


Kali ini, pemohon perempuan berinisial PN menghadiri sidang secara langsung. P. N dating dengan mengenakan topi berwarna hitam senada dengan baju dan celananya. Dia hanya menutupi wajahnya selama persidangan langsung. Tubuhnya yang tegap menyiratkan bahwa dirinya sekilas layaknya laki-laki.


Datang ke ruangan siding P.N ditemani oleh sang ibunda tercinta serta Ketua RT Bulak Rukem, Suwarno dan sekretarisnya Rochman. Bahkan P.N pun didampingi oleh kuasa hukumnya Martin Suryana.


Martin mengatakan, bahwa keterangan ketiga saksi termasuk ibu kliennya sangat mendukung materi permohonan pergantian status kelamin tersebut.


"Saya optimis sekali bahwa dari keterangan saksi tadi faktanya memang P.N ini laki-laki kok, hanya saja masyarakat ini mengira mengajukan operasi kelamin, padahal bukan. Yang benar itu merubah status jenis kelamin," jelas Martin, Kamis (6/2/2020).


Kasus yang dialami oleh P.N ini memang terbilang unik. Dalam persidangan orang tuanya mengaku jika anaknya terlahir dengan jenis kelamin perempuan. Namun sempat terjadi perbedaan pendapat antaranya pernyataan dari bidan yang membantu proses persalinan pada tahun 2000 silam dengan orang tuanya.


Seiring berjalannya waktu, ada seorang bidan yang tengah magang di kawasan tempat tinggal P.N, yang memberanikan diri untuk memeriksa kondisinya ke Rumah Sakit Dokter Soetomo, Surabaya. Hasilnya pun mengejutkan P.N ternyata seorang laki-laki.


Sementara itu untuk sidang selanjutnya, Martin berencana mendatangkan tiga orang saksi. Dua diantaranya merupakan ahli dan satunya saksi fakta. Saksi ahli sendiri merupakan dokter bedah dan ahli agama. Sedangkan saksi fakta yaitu bidan yang menangani kelahiran P.N dulu.


"Ini yang menarik karena bidan ini yang pertama kali menyaksikan langsung," pungkasnya. (MSN)

You can share this post !