INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Gubernur Anies Tinjau Pintu Air Manggarai, 200 Ton Sampah Telah Diangkut

Raka Prawira

09 February, 2020 18:43 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Gubernur Anies Tinjau Pintu Air Manggarai, 200 Ton Sampah Telah Diangkut

Foto : Raka Prawira

JAKARTA,- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau langsung kondisi di Pintu Air Manggarai, pada Sabtu (8/2) kemarin. Di sana Anies melihat langsung kondisi dan situasi sampah – sampah yang menumpuk.


Sampah yang menumpuk tersebut terbawa oleh derasnya aliran air, yang berasal dari Bendungan Katulampa, Bogor, Jawa Barat, sejak hari Jumat (7/2) sore kemarin.


Debit air yang terus meningkat di sana mengakibatkan tumpukan sampah ikut hanyut terbawa arus. Anies menuturkan, jajaran Pemprov DKI telah siaga untuk menghadapi banjir, bahkan 25 truk dikerakhkan untuk mengangkut sampah yang terbawa arus.


“Sejak tengah malam, tim UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI mulai berjaga dengan semua alat berat untuk membersihkan ‘debris’ yang terbawa aliran sungai masuk ke Jakarta, dan ditahan di Pintu Air Manggarai. Pada pukul 3 pagi, alat berat mulai bekerja memindahkan debris dari badan sungai ke truk-truk. Dalam waktu lima jam saja, terangkut sekitar 200 ton sampah,” terang Anies di lokasi, Senin (10/2/2020).


Selain itu, Anies memaparkan ketinggian normal untuk Pintu Air Manggarai, peningkatan air di sana terus meningkat, namun juga berangsur surut. Adapun, air kiriman dari Bogor, sampai di Jakarta dan mencapai puncak ketinggiannya di Pintu Air Manggarai pada 940 cm. Namun, berselang beberapa jam ketinggian air turun menjadi 880 cm.


“Ketinggian normal di Pintu Air Manggarai pada musim hujan adalah 600, dengan kiriman air dari hulu sejak dini hari tadi, ketinggian itu terus meningkat hingga mencapai posisi tertinggi di 925 (naik 3,25 meter) dengan status siaga 2 pada pukul 08.00 WIB. Pada pukul 09.00 WIB, telah turun hingga 895 dan terus menerut surut,” paparnya.


Tak hanya kiriman dari hulu yang menyebabkan Pintu Air Manggarai penuh. Curah hujan yang tinggi di ibu kota juga menjadi penyebabnya.


Menurut Anies, saat ini jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang memantau penurunan muka air laut agar air sungai dapat dialirkan ke laut.


“Nah, yang sekarang sedang kita pantau adalah permukaan air laut. Menurut prediksi, permukaan air laut akan mulai surut sekitar pukul 09.30 WIB. Ketika itu mulai turun, maka semua pintu air bisa dibuka secara maksimal, maka Insya Allah air bisa segera turun di Jakarta,” paparnya.


Anies melanjutkan, seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta telah siaga mengantisipasi apabila terjadi genangan, Sehingga dapat dengan cepat teratasi. Petugas, pompa mobil, dan pemadam kebakaran disiapkan untuk wilayah yang sempat tergenang.


Pemprov DKI Jakarta kemungkinan akan melakukan pemantauan secara terus-menerus dan menyiapkan tempat pengungsian jika diperlukan. (MSN)

You can share this post !