INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Hari Pers Nasional IJTI Sangkuriang Sadarkan Masyarakat Lewat GPS

Saifal

10 February, 2020 11:14 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Hari Pers Nasional IJTI Sangkuriang Sadarkan Masyarakat Lewat GPS

Foto : Google.com

CIMAHI,- Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sangkuriang, menggelar Gerakan Pungut Sampah (GPS) dalam momentum hari Pers Nasional. Hal ini dilakukan karena persoalan sampah menjadi krusial di sejumlah daerah, termasuk di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).


Ditambah kawasan tersebut merupakan wisata nasional. Lembang kerap dicemari sampah liar yang diduga dibuang para wisatawan yang berkunjung ke objek-objek wisata Lembang. 


Ketua IJTI Sangkuriang, Edwan Hadnansyah mengatakan, permasalahan sampah di kawasan wisata Lembang saat ini telah menjadi sorotan berbagai pihak mulai dari Instansi Pemerintahan, aktivis lingkungan, kelompok masyarakat yang sadar akan berbagai dampak negatif sampah, hingga para jurnalis di KBB dan Cimahi.


"Bahkan sampah juga bisa menjadi salah satu pemicu bencana makanya, jangan disepelekan," ungkap Edwan ditemui di Sekretariat IJTI Sangkuriang, Kota Cimahi, Senin (10/2/2020).


Dalam waktu dekat, IJTI Sangkuriang yang merupakan rumah dari berbagai jurnalis televisi lokal dan nasional di KBB serta Kota Cimahi, akan menggelar bakti sosial Gerakan Pungut Sampah (GPS) di kawasan Lembang pada Minggu (9/2) besok mulai pukul 06.00 WIB sampai selesai.


Sementara itu, Ketua Pelaksana GPS dari IJTI Sangkuriang, Jimmy Martino memaparkan, bakti sosial yang digelar di Alun-alun Lembang dan sekitarnya ini, akan melibatkan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, Kapolres Cimahi, AKBP Yoris M Yusuf Marzuki, Dandim 0609, Letkol Arh Teguh, Dansektor 22 Satgas Citarum Harum, Kol Inf Asep Rahman Taufik, serta 1.000 massa dari berbagai unsur, para pengelola dan pelaku wisata di kawasan Lembang dan sekitarnya.


"Selain GPS, akan digelar pula liwetan bareng warga Lembang, berbagai door prize menarik, serta acara lainnya yang diharapkan menjadi ajang silaturahmi, pengerat persaudaraan, serta pembangun kesadaran masyarakat secara kolektif untuk lebih peduli terhadap sampah dan lingkungan," jelasnya.


Dijelaskan Jimmy, kegiatan bakti sosial di Kawasan Lembang dikarenakan Lembang memiliki berbagai wana wisata nasional yang mendunia. Akan tetapi, tidak sedikit wisatawan yang datang ke Lembang sadar akan kebersihan lingkungan sehingga, banyak pengunjung membuang sampah tidak pada tempatnya dan mengakibatkan banyaknya sampah liar diberbagai titik bahkan di ruas jalan.


"Kita mulai aksi ini dari Lembang dulu karena kasihan masyarakat dan pengelola wisatanya kena imbas wisatawan yang buang sampah sembarangan. Apalagi Lembang ini masuk zona KBU yang harus sama-sama kita jaga alam dan lingkungannya," pungkasnya. (MSN)

You can share this post !