INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Khawatir Dimanfaatkan Oknum, Polrestabes Bandung Kawal Aksi Tunanetra Wyata Guna

Boby Roska

16 January, 2020 20:25 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Khawatir Dimanfaatkan Oknum, Polrestabes Bandung Kawal Aksi Tunanetra Wyata Guna

Oleh : Boby Roska


BANDUNG,- Jajaran kepolisian dari Polrestabes Bandung, selama tiga hari berturut-turut mengawal aksi para penyandang disabilitas netra, yang bertahan di atas trotoar Jalan Padjajaran, Kota Bandung, Jawa Barat.


Mereka menghendaki dikembalikannya status Wyata Guna menjadi panti, agar para difabel masih tetap bisa mendapatkan pelayanan dan perlakuan yang optimal. Pengawalan dari pihak kepolisian ini dilakukan agar tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang ingin membuat keruh suasana.


“Sesuai tupoksi untuk menjaga keamanan masyarakat dan juga meminimalisir adanya potensi konflik yang muncul atas adanya permasalahan seperti ini. Selain itu untuk menjaga adanya oknum-oknum yang memanfaatkan situasi seperti ini,” tutur Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema, saat ditemui di lokasi, Kamis (16/1/2020).


Irman mengungkapkan, pihaknya telah mencoba untuk bertemu dengan pihak pengelola balai Wyata Guna untuk menanyakan duduk permasalahan yang terjadi.


“Kami mencoba untuk menemui kepala balai, untuk menanyakan permasalahannya seperti apa, lalu apa saja rencana solusinya untuk masalah yang ada sekarang,” ungkapnya.


Mereka yang terusir dari dalam gedung Wyata Guna, tak terima atas tindak pengusiran yang terjadi sejak hari Kamis (9/1) hingga Selasa (14/1) kemarin. Irman melanjutkan, saat ini pihak balai bersama pihak instansi terkait sedang meramu untuk mencari solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak.


“Sekarang sedang dilakukan langkah-langkah antara pihak bala dengan pemerintah khususnya pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk mencari solusi terbaik sehingga tidak ada masalah baru,” tambahnya.


Tercatat ada sebanyak 32 orang penyandang disabilitas netra memprotes kebijakan dari Permensos Nomor 18 tahun 2018 tentang organisasi dan tata kerja unit pelaksana teknis rehabilitasi social penyandang disabilitas di lingkungan Direktorat jenderal Rahabilitasi Sosial. Melalui peraturan tersebut, Wyata Guna yang asalanya berbentuk panti kini menjadi balai. (MSN)

You can share this post !