INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Ingat! Tes Masif Covid-19 Dimulai Hari Rabu, Ini Kategori dan Prosedurnya

Masnurdiansyah

23 March, 2020 17:50 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Ingat! Tes Masif Covid-19 Dimulai Hari Rabu, Ini Kategori dan Prosedurnya

Foto : Ilustrasi

BANDUNG,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berencana akan memulai tes masif virus Corona atau Covid-19 di sejumlah wilayah Jawa Barat, pada Rabu (25/3/2020) mendatang.

 

Tahapan awal pada tes tersebut akan dilakukan untuk warga dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang.

 

Tes masif di daerah dengan penyebaran Covid-19 paling besar tersebut, tidak ditujukan bagi seluruh warga Jabar. Tes hanya diperuntukkan bagi mereka yang masuk kedalam tiga kategori. Pertama kategori A, yakni masyarakat dengan risiko tertular paling tinggi seperti Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang baru tiba dari luar negeri, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan keluarga, tetangga, dan temannya, serta petugas kesehatan di rumah sakit yang menangani Covid-19.

 

Kemudian kategori B yakni masyarakat dengan profesi yang interaksi sosialnya atau rawan tertular. Untuk kategori C ditujukan kepada masyarakat luas yang memiliki gejala sakit yang diduga penyakit Covid-19.

 

Namun dugaan tersebut harus merujuk keterangan dari fasilitas kesehatan, bukan self-diagnosis atau mendiagnosis diri sendiri.

 

"Jadi tolong disosialisasikan bahwa tes masif ini bukan untuk semua orang. Ini adalah uji petik untuk mencari peta persebaran," ungkap Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Senin (23/3/2020).

 

Kang Emil begitu sapaan akrabnya melanjutkan, teruntuk warga Jawa Barat yang sehat tidak perlu mengikuti tes. Jika masyarakat tidak masuk dalam ketiga kategori tersebut, tidak perlu panik dan tinggal di rumah atau sosial distancing.

 

Kang Emil menjelaskan, tes masif Covid-19 ini dilakukan untuk memutus dan mencari peta persebaran Covid-19.

 

“Alat tesnya itu menggunakan darah. Jadi darah di tes dalam sebuah alat, dalam hitungan 15 menit hasilnya akan keluar. Alat ini akan dikirimkan secukupnya ke daerah-daerah termasuk Majalengka, Indramayu, dan Sukabumi untuk mengetes Kategori A. Misalkan Indramayu ada TKI atau TKW baru datang, kejar orangnya lalu lakukan tes (dengan alat) yang kami kirim,"terangnya.

 

Syarat Lokasi Tes Masif Covid-19

syarat lokasi pelaksanaan tes masif Covid-19 bagi Kategori B dan C yaitu memiliki lapangan parkir yang luas, akses mudah, dan lokasi yang berjauhan dengan pemukiman warga.

 

“Sementara ini yang kami setujui baru Lapangan Stadion Patriot untuk warga Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang. Kalau Kabupaten Bogor sendiri, Kota Depok sendiri, Kota Bogor sendiri. Sementara sisanya diskenariokan untuk wilayah Sukabumi, Cianjur, Cirebon, dan lainnya akan diantrekannya di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung," terangnya.

 

Namun untuk masyarakat yang masuk ke dalam kategori B dan C dilakukan secara drive thru, akan mendapatkan panggilan dari Pemprov Jabar melalui pengajuan daerahnya masing-masing. Oleh karena itu, ia meminta kepala daerah kabupaten/kota terkait untuk mengirimkan daftar nama dan alamat warga, yang akan dites tersebut, secara online melalui aplikasi Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat).

 

"Setelah daftar online ada proses verifikasi wawancara, lalu keluarlah surat (jadwal) kapan datang untuk tes. Maka yang drive thru ini datangnya tunggu surat panggilan," tambahnya.

 

Kang Emil menambahkan , tes masif yang akan dilakukan berupa RDT (Rapid Diagnose Test) bagi Kategori B dan C secara drive-through (drive thru). Sementara untuk kategori A tidak dilakukan secara drive thru, tetapi dikombinasikan dengan PCR (Polymerase Chain Reaction), secara door-to-door di rumah sakit rujukan ODP dan PDP di daerah masing-masing. (GGP)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN