INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Temukan Bahan Peledak Densus 88 Polri Tembak Mati Terduga Teroris di Batang

Irfan Wahyudi

26 March, 2020 11:48 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Temukan Bahan Peledak Densus 88 Polri Tembak Mati Terduga Teroris di Batang

Foto : Doc. Istimewa

KENDAL INSPIRA.TV,- Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menggerebek sebuah lokasi dan menemukan sejumlah bom rakitan siap ledak dari dalam rumah terduga teroris yang berada di Desa Subah, Kabupaten Batang, Rabu (25/3) petang kemarin.

 

Dalam penggerebekan tersebut, Densus 88 terpaksa menembak mati terduga teroris yang diketahui bernama Mochtar Maulana karena mencoba melakukan perlawanan dengan senjata tajam saat petugas akan menangkap.

 

Dari informasi yang dihimpun, ada enam tembakan yang terdengar oleh warga saat penggerebekan berlangsung. Tiga di antaranya berserang di kaki dan leher terduga teroris tersebut.

 

"Petugas menggeledah dan menemukan sejumlah bom rakitan siap ledak. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 4 dus bahan-bahan peledak berupa serbuk, cairan, kabel dan puluhan potongan peralon. Selain mengamankan sejumlah barang bukti," kata saksi yang ikut menyaksikan penggeledahan, Mardiono, Kamis (26/3/2020).

 

Sementara itu, pihak Mabes Polri memberikan konfirmasi jika anggota Detasemen Khusus 88 menembak mati seorang terduga teroris berinisial MT.

 

"‎Ya, betul ada kegiatan dari Densus 88 di Batang, Jawa Tengah," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono seperti yang dilansir Antara.

 

Argo menjelaskan bahwa operasi ini digelar di Kecamatan Subah, Batang. Setelah itu petugas membawa jenazah MT ke Rumah Sakit Bhayangkara di Semarang, Jawa Tengah, untuk keperluan otopsi.

 

Argo melanjutkan bahwa dalam operasi tersebut, Densus 88 juga menangkap dua orang yang diduga masih memiliki hubungan kekerabatan dengan MT, yaitu SW dan RY.

 

Setelah operasi tersebut, tim Densus 88 membawa kedua terduga teroris yang ditangkap tersebut untuk pengembangan kasus. (MSN)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN