INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Keputusan Pemkot Bogor Akan Gunakan 8 Lokasi Untuk Tes Masif Covid-19

Iman Kurnia

26 March, 2020 12:45 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Keputusan Pemkot Bogor Akan Gunakan 8 Lokasi Untuk Tes Masif Covid-19

Foto : Ilustrasi

BOGOR INSPIRA.TV,-  Pemerintah Kota Bogor memutuskan penyelenggaraan tes masif virus Corona atau Covid-19, dilaksanakan secara terpisah di delapan lokasi di Kota Bogor.  Rapid test ditujukan kepada 800 peserta berkategori orang dalam risiko (ODR). Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bogor, Didie A Rachim.

 

"Kami baru memutuskan lokasi pelaksanaan tesnya di mana, setelah menerima kiriman alat rapid test sehingga bisa dipastikan berapa jumlahnya. Kami menerima kiriman alat tes, tadi pagi jumlahnya ada 800 unit," kata Dedie, Kamis (26/3/2020).

 

Menurutnya, setelah melalui rapat maka diputuskan pelaksanaan tes masif deteksi Corona melalui tes cepat akan dilakukan secara terpisah di delapan lokasi, yakni di Puskesmas induk di setiap kecamatan dari enam kecamatan di Kota Bogor, serta di RSUD Kota Bogor dan di Dinas Kesehatan Kota Bogor.

 

Dedie menjelaskan, semula ada rencana pelaksanaan tes dilakukan di GOR Pajajaran Kota Bogor. Namun, setelah dikalkulasi secara matematis, ternyata waktunya sangat tidak memungkinkan. Menurut dia, alat rapid test yang diterima sebanyak 800 unit dan perkiraan unit pelaksanaan tes setiap unitnya sekitar lima menit, sehingga membutuhkan waktu sekitar 4.000 menit atau 66,6 jam.

 

"Waktu 66,6 jam itu, jika dibagi 24 jam dalam sehari maka waktunya 2,7 hari," kata Didie.

 

Padahal, orang bekerja selama delapan jam dalam sehari, sehingga 66,6 jam itu membutuhkan waktu sampai delapan hari. Karena itu, Pemerintah Kota Bogor akan menyiasati skema lainnya yakni disebar di Puskesmas induk di enam kecamatan di Kota Bogor, serta di RSUD Kota Bogor dan di Dinas Kesehatan Kota Bogor.

 

Jika dibagi rata menjadi delapan lokasi, dan setiap lokasi melaksanakan tes untuk 100 orang. Maka asumsi pelaksanaan setiap unitnya sekitar lima menit, dibutuhkan sekitar 8,3 jam untuk pemeriksaan tersebut.

 

"Pelaksanaan tesnya sekitar dua hari di setiap lokasi," katanya.

 

Pemerintah Kota Bogor, kata dia, juga menyiapkan sebanyak 31 tenaga medis untuk diberikan pelatihan sebagai pelaksana tes itu. (GGP)

 

You can share this post !

BACA JUGA

ARTIKEL PILIHAN