INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Mata Sepet Liat Limbah Kelapa, Pemuda Ini Sulap Jadi Pot Ramah Lingkungan

Dhani Irawan

04 February, 2020 10:10 WIB | INSPIRA TRAVEL

Inspira TV - Mata Sepet Liat Limbah Kelapa, Pemuda Ini Sulap Jadi Pot Ramah Lingkungan

Foto : Dhani Irawan

SLEMAN,- Akibat rasa prihatinnya melihat tumpukan limbah buah kelapa, yang berserakan di sekitar lingkungannya, seorang pemuda yang tinggal di Dusun Karangtanjung, Desa Pandowoharjo, Kabupaten Sleman, tergerak untuk menyulap limbah tersebut menjadi sebuah kerajinan tangan yang bernilai ekonomis.


Narwanto yang akrab dipanggil Wawan, membuat pot ramah lingkungan dari limbah buah kelapa.


“Saya lihat limbah saja, sepet ini tidak berguna cuman dibakar, terus daripada tidak bermanfaat nah saya punya ide untuk sesuatu yang bermanfaat pot bunga seperti ini yang nilai jual lumayan tinggi…” tutur Narwanto kepada Inspira.TV saat ditemui dirumah produksinya, Selasa (4/2/2020).


Tak disangka ternyata usaha yang ia tekuni lima tahun belakangan ini, masuk ke dalam salah satu paket wisata yang ditawarkan kepada para pelancong ketika berkunjung ke Desa Wisata Iklim Pandowoharjo.


Wisatawan akan diajak singgah ke sentra kerajinan sepet atau sabut kelapa yang dikelolanya. Terkadang pot bunga hasil buatannya tersebut digunakan sebagai souvenir untuk para pengunjung.


Pot bunga karya Wawan ini secara bentuk maupun pengerjaan sebenarnya cukup sederhana dan mudah. Namun siapa sangka pot bunga sabut kelapa ini diminati oleh kalangan menengah ke atas.


“Mereka yang suka dengan pot saya itu karena ini terlihat alami dan awet, jadi mereka suka. Sebuah hotel juga memesan kesini dipadukan dengan tatakan dari mereka sendiri. Usaha saya ini sudah lima tahun berjalan sampai sekarang dan masih bertahan,”ungkapnya.


Menurut Wawan pot ramah lingkungan tersebut sangat cocok untuk digunakan tanaman hias Sulur dan tanaman bunga Anggrek.


“Kalau ini buat nanam aja bisa cabe hias, tapi peminatnya paling banyak itu di bunga Anggrek,”


Tak hanya warga setempat, banyak warga dari luar Yogyakarta minat terhadap hasil karya Wawan, seperti dari Bali, Makassar, Bogor, Kediri dan beberapa kota lainnya di Indonesia.


“Pot bunga seperti ini yang nilai jual lumayan tinggi buat memajukan ekonomi kita karena sudah tembus pasar dimana-mana,”terangnya. (GGP)

You can share this post !

BACA JUGA INSPIRA TRAVEL LAINNYA

ARTIKEL PILIHAN