INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Kelompok Tani Merapi –Merbabu Bagikan Hasil Bumi Bantu Warga Terdampak Covid-19

Nuzul Nugraheni

07 May, 2020 11:24 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Kelompok Tani Merapi –Merbabu Bagikan Hasil Bumi Bantu Warga Terdampak Covid-19

Foto : Nuzul Nugraheni

YOGYAKARTA INSPIRA.TV,- Para kelompok tani yang ada di lereng Merapi –Merbabu, memberikan sumbangan hasil panen mereka kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Sumbangan bantuan para petani itu tak lain adalah berupa sayur-sayuran seperti kacang panjang, kol, cabai, kubis, jipang, dan masih banyak yang lainnya.

 

Penyaluran sumbangan tersebut menurut relawan Lintas Komunitas Dapur Gotong Royong, Bagus Kurniawan, adalah untuk membantu sesama agar semua dapat bangkit bersama dari keterpurukan yang disebabkan Covid-19.

 

“Ya karna ini melihat banyak relawan yang tergerak dan teman-teman juga sudah menjalin kerjasama dari berbagai kegiatan sosial dengan mereka. Mereka juga merupakan anggota komunitas relawan merapi, dan saya yang wira wiri saja,” ungkap Bagus Kurniawan, Kamis (6/5/2020).

 

Terdapat enam kelompok tani yang telah tergabung dalam bersumbangsih untuk penyaluran bantuan sayuran ini. Bantuan itu juga akan dilakukan secara bertahap.

 

“Ya kita lakukan secara bertahap, kalau gak secara bertahap dikira nimbun sembako nanti hehehe. Ini kita kerja sejak 1,5 bulan tanggal 15 mei masuk 2 bulan,” ujarnya dengan sedikit bercanda.

 

Bagus juga mengungkapkan hasil panen untuk saat ini sangat berlimpah, dari situlah para petani ini mau berbagi untuk memberikan bantuan dari hasil panennya kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

“Ya ini bantuan dari petani lereng merapi merbabu. Mereka mau bantu karna panen saat ini lumayan banyak, dan sebagian tetap dijual dipasaran. Kemudian, bantuan sumbangan ini tak hanya berupa sayuran mentah saja tapi juga berupa makanan jadi untuk menu buka puasa dan sahur, dan ada tim nya sendiri untuk memasak menu-menu makanannya itu, ya yang ada di Dapur Gotong Royong itu tadi, ya nanti sambil melihat apa yang dibutuhkan masyarakat saja,” tuturnya.

 

Hasil panen yang sangat berlimpah ini juga dibarengi dengan harga sayur-sayuran yang sangat murah dari petani langsung. Dimana harga bawang merah berkisar Rp. 22.000 hingga Rp.25.000 perkg. Harga tersebut jika dibanding di pasar Giwangan diatas Rp.30.000. Kemudian kacang panjang berkisar antara harga Rp. 8.000 hingga Rp.10.000 perkg,  jika di pasar dapat mencapai harga Rp.15.000.

 

“Kemudian kol kalau di pasar harganya Rp. 14 ribu, di Muntilan itu Cuma Rp. 8 ribu hingga Rp. 9 ribu. Bawang putih cathing basah itu Rp. 14 ribu perkg. Lebih murah, karna tidak diitung biaya transport dan tenaga. Sayuran kalau suplai dari petani lancar dan murah. Pok petani balik modal, dan sekarang malah disumbang,” katanya.

 

Menurutnya penyaluran sumbangan bantuan dari para petani ini akan lebih di fokuskan kepada para mahasiswa yang masih bertahan di Yogyakarta, serta kepada masyarakat perkampungan yang membutuhkan.

 

“Ini kita mulai fokuskan ke mahasiswa-mahasiswa yang masih bertahan di Jogja, karna kasihan ini bulan puasa pertengahan pasti banyak warung-warung yang sudah mulai tutup kan. Kemudian kita coba akan masuk ke kampung-kampung pinggiran sungai code, winongo, dan gajahwong,” terangnya.

 

Tak ada bilangan seberapa banyak dan berat sumbangan tersebut. Namun, sambil melihat kondisi lapangan atau masyarakat yang membutuhkan.

 

“Kita luwes saja, dengan melihat apa yang tersedia prinsipnya siap untuk dimasak. Misal cabe, kol, kacang panjang, bawang merah, putih, jipang yang siap dimasak. Kita gak ada ngitung jumlahnya yang penting bisa cukup dimasak aman untuk 2-3 hari. Misal, satu orang petani bantu Lombok 1 kg kan tidak memberatkan. Sedangkan petani Lombok yang panen itu ada 20-30 orang. Jumlahnya akan banyak, itu belum sayuran yang lain,” imbuhnya.

 

“Prinsipnya kita hanya ingin turut membantu menyumbangkan sebagian hasil panen petani ini, untuk masyarakat yang membutuhkan dan bisa menjadi semangat tersendiri untuk bangkit bersama, dari wabah corona ini,” tambahnya. (MSN)

You can share this post !