INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Kejati Sulsel Bidik Tower Jaringan Milik Telkomsel di Lakkang, Sesuai Aturan Atau Tidak?

Muhammad Imran

19 May, 2020 09:56 WIB | INSPIRA TEKNO

Inspira TV - Kejati Sulsel Bidik Tower Jaringan Milik Telkomsel di Lakkang, Sesuai Aturan Atau Tidak?

Foto : Muhammad Imran

MAKASSAR INSPIRA.TV,- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menurunkan tim untuk memeriksa prosedur pendirian tower combat milik perusahaan provider Telkomsel.

 

Kepala Kejati Sulsel, Firdaus Dewilmar, menyatakan pihaknya membidik keberadaan pembangunan tower combat Telkomsel yang telah meresahkan warga Pulau Lakkang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

 

“Kami akan menurunkan tim, untuk mengetahui apakah pembangunan tower combat di Pulau Lakkang itu sudah sesuai prosedur dan tidak merugikan negara", ujarnya, Selasa (19/5/2020).

 

Lanjut Firdaus, izin pembangunan tower telekomunikasi seperti menara combat dan alat pemancarnya itu harus mengacu aturan Permenkominfo 02/2008.

 

“Kita lihat nanti apakah pembangunannya sudah sesuai perundang-undangan yang berlaku dalam hal ini telah memenuhi seluruh persyaratan yang ada,” tambahnya.

 

Keberadaan dokumen kajian analisa lingkungan pembangunan tower combat serta dokumen kajian terkait dampak radiasi yang ditimbulkan bagi kesehatan masyarakat pemukiman Lakkang harus dimiliki.

 

Selain itu, lanjut Firdaus, penting juga diketahui apakah lokasi pembangunan tower combat sudah masuk dalam zonasi yang bebas untuk pembangunan tower telekomunikasi atau tidak.

 

“Tim Kejati Sulsel pun akan melihat juga apakah ada Perda terkait itu yah Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW),” urainya.

 

Begitupun pembangunan tower combat juga wajib mengantongi izin gangguan (HO) dari dinas berwenang dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP).

 

“Kalau tower ini sudah terbangun maka pasti telah mengantongi izin. Nah sekarang kita akan dalami apakah semua izin terbit sudah sesuai syarat yang ditentukan atau tidak. Kita tunggu saja nanti tim mendalaminya,” tegas Firdaus.

 

Sebelumnya, ahli waris Nurhalis Dg La’bang sayangkan atas sikap yang dilakukan oleh oknum yang telah menyerobot lahan miliknya tanpa adanya izin dari dirinya selaku ahli Waris. 

 

“Ini tanah milikku sebagai ahli waris, ini pembangunannya tanpa ada izin dari kami sebagai ahli waris, bahkan saya sudah di penjara atas tuduhan pengeroyokan,” pungkasnya. (MSN)

You can share this post !