INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Pemkab Sleman Gelar Rapid Test Tahap Kedua Klaster Indogrosir

Nuzul Nugraheni

20 May, 2020 12:51 WIB | INSPIRA SEHAT

Inspira TV - Pemkab Sleman Gelar Rapid Test Tahap Kedua Klaster Indogrosir

Foto: Nuzul Nugraheni

SLEMAN INSPIRA.TV,- Rapid Diagnostic Test (RDT) tahap kedua pada periode 19 April hingga 4 Mei 2020 klaster swalayan Indogrosir kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.


Rapid test yang kembali dilakukan di Gedung Olah Raga (GOR) Pangukan, Triadi, Sleman tahap kedua ini diadakan untuk masyarakat yang telah mengikuti rangkaian RDT tahap pertama, namun memiliki hasil non-reaktif.


“Pesertanya adalah yang sudah melakukan RDT tahap satu kemarin, dan memiliki hasil non reaktif. Karena yang reaktif sudah langsung lakukan tes PCR di asrama haji,” ungkap dr. Bambang Suharjana, dari Bidang Pelayanan Medis Dinas Kesehatan, Kabupaten Sleman.


RDT tahap kedua akan diadakan selama tiga hari, yakni mulai Selasa (19/5/2020), Rabu (20/5/2020), dan dilanjutkan lagi pada minggu depan hari Rabu (27/5/2020).


“Terdapat pemisahan dikarenakan tanggal merah, sehingga teman-teman para petugas dapat beristirahat juga,” jelasnya.


Sementara Koordinator Lapangan  RDT tahap kedua Gunanto menyampaikan bahwa RDT tahap kedua ini menyasar para peserta yang memiliki hasil non reaktif setelah melakukan RDT tahap pertama dengan tahap pertama dengan total peserta mencapai 1.151 orang.


“Pada hari pertama targetnya ada 441 orang, jumlah total non reaktif pada RDT tahap satu pada hari pertama minggu lalu. Semoga terpenuhi, karena kan ini sudah tahap kedua, lebih matang mekanismenya sehingga lebih lancar,” tutur Gunanto.


Gunanto juga menjelaskan masyarakat yang tetap berstatus non reaktif pasca RDT tahap kedua, dapat memperoleh bukti tertulis secara langsung yang nantinya akan disiapkan melalui sistem dalam jaringan (daring).


“Demi kenyamanan bersama, bagi masyarakat yang membutuhkan nanti kita akan siapkan agar masyarakat dapat memperoleh secara langsung bukti tertulis bahwa telah melaksanakan RDT dengan hasil non reaktif. Namun baru berlaku setelah mendapatkan legitimasi atau cap dari puskesmas terdekat, nanti kita akan koordinasikan dengan puskesmas,” katanya.


Pelaksanaan RDT tahap kedua ini menerapkan langkah lanjutan dari rangkaian rapid test yang diinisiasi oleh Pemkab Sleman pasca ditemukannya karyawan swalayan Indogrosir Sleman yang positif covid-19.


Kemudian, tahap pertama telah selesai dilakukan pada Selasa (12/5/2020) hingga Kamis (15/5/2020) yang diikuti oleh total 1204 peserta, dengan hasil peserta reaktif menyentuh angka 53 orang.


Oleh karena itu, RDT tahap kedua dilaksanakan untuk memastikan bahwa peserta yang memiliki hasil non reaktif pada RDT tahap pertama benar-benar terbebas dari kemungkinan adanya penularan covid-19 terhadap peserta. (HAP)

You can share this post !