INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Ahli Gizi: Tidak Ada Perbedaan Nilai Gizi Antara Telur Ayam Fertil Dengan Infertil

Dhani Irawan

21 May, 2020 11:22 WIB | INSPIRA FOOD

Inspira TV -  Ahli Gizi: Tidak Ada Perbedaan Nilai Gizi Antara Telur Ayam Fertil Dengan Infertil

Foto: Istimewa

SLEMAN INSPIRA.TV,- Ketua Prodi S1 Gizi Kesehatan FK-KMK UGM, R.Dwi Budiningsari, S.P.,M.Kes.,Ph.D., memastikan bahwa tidak ada perbedaan kadar gizi antara telur ayam fertil dengan telur ayam infertil. 


Hal ini terkait maraknya polemik antara telur fertile dan telur infertile terutama untuk paket bingkisan lebaran maupun untuk bantuan masyarakat terdampak corona.


"Tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan adanya perbedaan kandungan gizi antara telur fertil dan telur infertil," kata Dwi saat dihubungi Kamis (21/5/2020).


Menurutnya, kedua kategori telur tersebut sama-sama bisa dan aman untuk dikonsumsi, tetapi dengan catatan keduanya masih sama-sama layak atau belum busuk.


Daya simpan telur fertil atau yang disebut juga telur HE (hatching egg) lebih pendek sehingga lebih cepat membusuk yaitu hanya bertahan selama 7 hari. Sedangkan telur ayam ras yang dihasilkan peternak layer bisa bertahan selama 30 hari di suhu ruangan. 


Perbedaan mendasar antara telur fertil dan infertil ini terletak pada ada tidaknya sperma ayam jantan. Telur infertil bukan telur untuk ditetaskan.


Telur yang terbentuk tidak mengandung sperma ayam pejantan. Sedangkan pada telur fertil merupakan telur yang dapat ditetaskan karena di dalamnya terdapat sperma pejantan.


Ketua PERGIZI Pangan DIY ini menjelaskan ayam betina bisa bertelur, baik melalui kawin dengan pejantan maupun tidak melalui proses perkawinan. Ayam betina tetap menghasilkan telur tanpa perkawinan selama masih diberikan makanan dengan baik. Sementara pada telur fertil bisa ditetaskan karena dibuahi oleh pejantan.


"Telur ayam fertil maupun infertil semuanya aman dimakan. Yang membedakan hanya ada sperma atau tidak di dalamnya," tuturnya.


Sementara terkait kandungan gizi pada telur ayam, dia menyebutkan telur ayam kaya akan nilai gizi terutama protein yang bernilai tinggi.


Telur digunakan sebagai standar protein sejumlah makanan atau diistilahkan dengan Protein Senilai Telur (PST). Kandungan protein telur dijadikan standar dan diberi nilai maksimal yaitu 100. Sementara itu pada bahan pangan lainnya disetarakan dengan kandungan protein telur yang umumnya mempunyai nilai di bawah 100. 


Tak hanya itu, dalam telur ayam juga terkandung lemak. Lalu berbagai macam vitamin seperti vitamin A, B, D, E. Selain itu juga terkandung beragam mineral seperti zat besi, fosfor, selenium, serta asam amino lengkap yang diperlukan bagi tubuh. (HAP)



You can share this post !

BACA JUGA INSPIRA FOOD LAINNYA

ARTIKEL PILIHAN