INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Ketua MPR Angkat Suara Soal Prank M Nuh, Pemenang Lelang Motor Presiden Jokowi

Masnurdiansyah

22 May, 2020 10:08 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Ketua MPR Angkat Suara Soal Prank M Nuh, Pemenang Lelang Motor Presiden Jokowi

Foto : Ilustrasi

JAKARTA INSPIRA.TV,- Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet, buka suara atas kasus M Nuh yang dikabarkan sempat ditangkap dan dilepaskan kembali pihak kepolisian. Nuh diketahui menjadi pemenang lelang motor listrik milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) senilai Rp2,5 miliar, dalam konser amal yang digelar MPR bersama BPIP dan BNPB.

 

Nuh diketahui belum melakukan pembayaran dan dianggap melakukan penipuan dalam lelang tersebut. Setelah diselidiki diketahui ternyata dirinya bekerja sebagai buruh harian.

 

Menanggapi hal itu, Bamsoet mengemukakan, sebaiknya Nuh dilepaskan. Alasan Bamsoet, karena tidak ada pihak yang dirugikan oleh perbuatan Nuh tersebut.

 

"Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Polda Jambi. Namun Jika benar ada yang ditangkap terkait lelang acara Berbagi Kasih Bersama Bimbo kemarin, agar dilepas. Karena tidak ada pihak yang dirugikan," kata Bamsoet kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).

 

Bamsoet meminta semua pihak melihat pada itikad dan niat baik.

 

"Tidak ada yang ngerjain. Percayalah pada itikad dan niat baik,"kata dia.

 

Untuk diketahui, M Nuh, pria yang sebelumnya memenangkan lelang motor listrik Gesits bertanda tangan Presiden Jokowi seharga Rp 2,5 miliar, dikabarkan ditangkap aparat kepolisian.

 

Berdasarkan informasi yang didapat, pria itu beralamat di Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi, Provinsi Jambi. M Nuh diduga melakukan penipuan, karena hingga kini belum melakukan pembayaran terhadap motor listrik milik Jokowi yang dimenangkan dalam lelang oleh dirinya sendiri.

 

Menanggapi hal ini, Kapolda Jambi Irjen Firman Shantyabudi menegaskan tidak ada penangkapan terhadap M Nuh.

 

"Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan," kata Firman.

 

Firman menambahkan tidak ada penangkapan dalam hal itu. M Nuh datang ke pihak kepolisian untuk meminta perlindungan.

 

"Yang bersangkutan setelah diwawancara, tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah. Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan,” ungkap Firman. (GGP)

You can share this post !