INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Paket Sembako Hampir Rusak dan Busuk, Dinsos Gowa Berkilah Masih Verifikasi Data

Muhammad Imran

22 May, 2020 10:25 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Paket Sembako Hampir Rusak dan Busuk, Dinsos Gowa Berkilah Masih Verifikasi Data

Foto : Istimewa

GOWA INSPIRA.TV,- Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memberikan alasan kenapa paket sembako bantuan Covid-19 masih menumpuk di gudang sembako. Mereka membantah tak menyalurkan bantuan semabko tersebut.

 

Mereka berkilah jika saat ini Dinsos Gowa masih terus melakukan verifikasi data untuk pembagian sembako di tengah pandemi.

 

Kepala Dinas Sosial Gowa, Syamsuddin Bidol membantah adanya penumpukan sembako di tengah pandemi Covid-19. Ia mengatakan, penyaluran sembako membutuhkan beberapa tahap agar bisa tepat sasaran.

 

Verifikasi dilakukan dengan berkoordinasi dengan camat, kepala desa, maupun lurah di 18 kecamatan. Oleh karena itu, katanya, masih ada 18.721 paket sembako yang belum tersalurkan di gedung GOR Kabupaten Gowa.

 

"Jadi begini kita lakukan perencanaan, istilah penimbunan itu kalau tidak didistribusikan," katanya, Jumat (22/5/2020).

 

Dirinya menambahkan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan bantuan meski PSBB telah berakhir. Bantuan itu akan diberikan kepada keluarga warga yang terdata sebagai orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) maupun yang dinyatakan positif.

 

Syamsuddin Bidol mengatakan data pemantauan Corona masih terus mengalami penambahan dalam beberapa hari belakangan.

 

"Pemkab Gowa berkomitmen menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat yang terdampak. Tidak boleh ada yang kesulitan dalam pemenuhan hak-hak pangan," tambahnya.

 

Sebelumnya diberitakan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Gowa Sulawesi Selatan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di gudang penyimpanan paket sembako di Gedung Olahraga (GOR) Sungguminasa, Kamis (21/5) kemarin.

 

Alhasil dalam gudang penyimpanan sembako tersebut, ribuan karung beras, telur, mie instan dan minyak kelapa serta beberapa kemasan  sembako tampak sudah ada yang rusak dan hampir membusuk.

 

Apakah tidak ada cara lebih cepat untuk menyalurkan bantuan tersebut, hingga harus melakukan verifikasi data dengan waktu yang lama?(MSN) 

You can share this post !