INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Tak Ada Penghasilan, Pedagang ITC Kebon Kelapa Bandung Nekat Buka Langsung Diserbu Warga

Boby Roska

22 May, 2020 11:16 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Tak Ada Penghasilan, Pedagang ITC Kebon Kelapa Bandung Nekat Buka Langsung Diserbu Warga

Foto: Boby Roska

BANDUNG INSPIRA.TV,- Salah satu pusat perbelanjaan yang terjadi kepadatan adalah ITC Kebon Kalapa Kota Bandung. Padahal, Pemerintah Kota Bandung telah resmi memperpanjang waktu pelaksanaan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) hingga 29 mei 2020 mendatang.


Sayangnya, kebijakan tersebut seolah tidak diikuti kepatuhan para pedagang yang memilih untuk berjualan. Hal tersebut membuat warga lalu berbondong-bondong untuk berbelanja pakaian, sepatu, tas dan lain-lain untuk lebaran tanpa menerapkan sosial dan physical distancing.

 

Bukan tanpa sebab, penerapan PSBB yang sudah berjalan tiga kali ini, tiba-tiba saja longgar. Banyak masyarakat yang bertanya-tanya prihal kembali dibukanya sejumlah tempat berbelanja selain yang dikecualikan, namun banyak pula warga yang seolah tak peduli dan memanfaatkan kesempatan tersebut.

 

Ridho, salah seorang pedagang di kawasan tersebut mengaku bisa berjualan lantaran telah diperbolehkan untuk menggelar lapak dagangannya. Menurutnya, hal tersebut yang ditunggu-tunggu olehnya dan para pedagang lain.


"Kita berani buka karena diperbolehkan, ya akhirnya kita buka," ujar Ridho Jumat (22/5).


Ridho mengatakan, sebelumnya izin yang diperoleh terkesan plin plan. Sebab pada tanggal 20 Mei malam para pedagang mengaku diperbolehkan berjualan, kemudian esok harinya masih boleh.


Namun pagi tanggal 22 mei tidak diperbolehkan lagi. Hal tersebut membuat para pedagang bingung tapi tetap nekat untuk menggelar lapak dagangannya.

 

"Kemarin boleh jualan, terus tadi malam dapat informasi lagi boleh tapi pas sahur gak boleh lagi, kita bingung dan akhirnya memutuskan untuk berjualan saja," ungkap Ridho.

 

Ia menambahkan, para pedagang mengaku nekad berjualan karena tidak memiliki sumber penghasilan lain selain berjualan pakaian. Apalagi mayoritas para pedagang di kawasan ini adalah perantau.

 

"Ya mau gimana lagi, kita nekat berjualan karena sudah tidak ada pendapatan lagi. Apalagi mau lebaran kan, mau tidak mau ya jualan lah," kata Ridho.

 

Sementara itu dari pantauan INSPIRA.TV, di sepanjang kawasan jalan Dewi Sartika Kota Bandung, sejumlah toko pakaian juga terlihat buka meski akses kendaraan ditutup petugas. (HAP)

You can share this post !