INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kendal Menggelar Rapid Test Untuk Pengunjung Swalayan dan Pasar

Wahyudi

23 May, 2020 10:17 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kendal Menggelar Rapid Test Untuk Pengunjung Swalayan dan Pasar

Foto: Wahyudi

KENDAL INSPIRA.TV,- Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kendal melakukan rapid test terhadap 25 pengunjung swalayan Aneka Jaya Kedal, sejak Jumat (22/5) malam, hingga Sabtu (23/5) pagi ini.


Selain swalayan, rapid test juga dilakukan di pasar Pegandon, Weleri, Boja, dan Sukorejo. Rapid test digelar karena banyaknya jumlah pengunjung yang datang.


Terlebih pasien virus corona di Kendal hingga saat ini masih terjadi penambahan  sehingga Tim Gugus Tugas Covid-19 terus melakukan antisipasi pencegahan serta penyuluhan dan peringatan kepada masyarakat. 

 

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kendal, Muhammad Nur Sidiq, mengatakan, kegiatan rapid test dibagi menjagi dua tim, satu tim di swalayan Aneka Jaya sedangkan tim lainnya melakukan rapid test di Pasar Sore Kaliwungu. Sementara pagi ini digelar di pasar  Boja,Pegandon, Weleri dan Sukorejo.

 

"Khusus di Aneka Jaya, kita mengambil 25 sampel pengunjung untuk dilakukan pengambilan darah, hasil rapid test akan diberitahukan kepada yang bersangkutan setelah hasil uji laboratorium keluar dengan prakiraan waktu tiga hari ke depan. Nama-nama yang melakukan rapid test sudah dicatat, baik alamat maupun nomor HP-nya," ujarnya.

 

Pada hari berikutnya, pihaknya juga akan melakukan rapid test di swalayan Central Kendal dan swalayan Sama-sama Kendal serta di tempat keramaian lainnya.


"Ini kita lakukan untuk mengetahui, sekaligus sebagai sampling apakah ada yang terkena virus corona atau tidak. Tujuan rapid test ini untuk menekan angka penularan virus corona," tambahnya.

 

Pihak manajemen Aneka Jaya, Anas mengatakan, pihaknya tak merasa keberatan jika tim Gugus melakukan sejumlah test kepada pengunjungnya. 

 

"Pihak manajemen selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menjaga social distancing, termasuk menjaga jarak pada antrean dalam pembayaran di kasir," kata Anas.

 

Rusiati, satu pengunjung swalayan Aneka Jaya, mengatakan tidak keberatan dilakukan test pengambilan darah. Ia justru mendukung adanya rapid test sehingga bisa membantu para pengunjung mengetahui lebih dini apakah dalam keadaan sehat atau terkena virus setelah bepergian dari rumah.


"Saya sangat mendukung, malah kalau bisa semuanya dilakukan rapid test supaya bisa diketahui positif atau tidaknya terkena virus corona," katanya.

 

Selain swalayan, Tim Gugus juga mendatangi Pasar Sore Kaliwungu untuk melakukan rapid test pada sejumlah pengunjung dan pedagang. 

 

Tempat tersebut dipilih lantaran kondisi pasar sore Kaliwungu Kendal tiap hari selalu penuh warga yang berbelanja, bahkan beberapa kali terlihat berdesakan.

 

Ratusan hingga ribuan orang diperkirakan memadati area pasar sore menjelang malam. Selain memburu kulineran, mereka juga membeli pakaian dan kebutuhan lebaran. Sebagian pengunjung pun masih tampak tidak menggunakan masker dan mengabaikan protokol kesehatan.


Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kendal, Budi Suprawito mengatakan, rapid tes dilakukan dengan mengambil sampel darah kepada sebagian pengunjung secara acak untuk diketahui hasilnya dalam 3 hari ke depan.

 

“Untuk rapid tes malam ini dilakukan di dua tempat yakni pusat perbelanjaan di Kota Kendal dan pasar sore Kaliwungu,” jelasnya. (HAP)


You can share this post !