INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Dampak Corona, Pembangunan Infrastruktur Kendal Terancam Mandeg

Wahyudi

23 May, 2020 16:41 WIB | INSPIRA FINANCE

Inspira TV - Dampak Corona, Pembangunan Infrastruktur Kendal Terancam Mandeg

Foto: Wahyudi

KENDAL INSPIRA.TV,- Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kendal yang telah direncanakan tahun ini terancam dihentikan. Hal itu karena adanya perubahan alokasi anggaran APBD untuk penanganan Covid-19.  Dampaknya, anggaran dipotong dan rencana pembangunan yang disusun tidak bisa dilaksanakan.


Sekretaris Komisi C DPRD Kendal Nashri, mengatakan, refocusing anggaran pada sejumlah mitra kerja Komisi C, menyebabkan sejumlah kegiatan pembangunan infrastruktur dihentikan.


"Peningkatan jalan dari DAU sebesar Rp 57 miliar hanya tersisa Rp 190 juta setelah refocusing. Anggaran jalan dari DAK senilai Rp 19 miliar dan dari DBHCHT Rp 4,5 miliar semuanya nol atau habis,’’ kata dia pada acara Rapat Kerja Komisi C dengan Mitra Kerja OPD, baru-baru ini.


Dia menyatakan, komisi C tidak mempersoalkan pemotongan anggaran itu, karena pihaknya menyadari refocusing anggaran digunakan untuk penanganan wabah virus korona. Namun, pemotongan anggaran yang berimbas pada hilangnya sejumlah kegiatan pembangunan perlu diinformasikan kepada masyarakat.


"Misalnya Jalan Ngasinan-Ringinarum yang dianggarkan Rp 3,5 miliar, sekarang menjadi nol. Ketika masyarakat bertanya kepada dewan, kenapa itu tidak bangun? Bukankah informasinya anggaran sudah ada, lalu digunakan untuk apa. Sementara sampai sekarang kami belum mendapatkan rinciannya,’’ tutur politisi PAN ini.


Sementara itu Wakil Ketua Komisi C DPRD Kendal, Zaenudin, menambahkan, komisi C mendukung realokasi anggaran untuk penanganan covid-19 selama penggunannya untuk kepentingan masyarakat.


"Eksekutif selaku pengguna anggaran, bisa menjelaskan rincian penggunaannya sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik,’’ ucapnya.


Jalan yang sudah rusak parah agar tetap dilakukan pemeliharaan sesuai prioritasnya. Contohnya di wilayah Tanjunganom-Bulak, Kecamatan Rowosari mengalami kerusakan parah dan perlu dilakukan perbaikan," tambahnya. (HAP)

You can share this post !