INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Jelang New Normal, Laboratorium UGM Bersiap Terima Kembali Mahasiswa

Dhani Irawan

10 June, 2020 13:14 WIB | INSPIRA TEKNO

Inspira TV - Jelang New Normal, Laboratorium UGM Bersiap Terima Kembali Mahasiswa

Foto: Dhani Irawan

SLEMAN INSPIRA.TV,- Universitas Gadjah Mada akan memulai pelonggaran pembatasan kampus pada 15 Juni 2020 mendatang. Mahasiswa, khususnya tingkat akhir menjadi kelompok yang diprioritaskan untuk bisa kembali ke kampus guna melanjutkan risetnya di laboratorium maupun kampus untuk pemenuhan tugas akhir.


Lantas bagaimana kesiapan laboratorium-laboratorium yang ada di UGM? 


Di Fakultas Teknik Pertanian (FTP) misalnya, fakultas ini telah menyiapkan sejumlah kebijakan menindaklanjuti surat edaran rektor tentang menuju tatanan kenormalan baru di UGM. Utamanya terkait pelaksanaan penelitian, praktikum, dan praktik lapangan. 

 

Dosen sekaligus pengurus Laboratorium Energi dan Mesin Pertanian Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTB)  FTP UGM, Prima Andri Nugroho, mengatakan saat ini laboratorium-laboratorium di FTP mulai melakukan persiapan untuk menerima kembali mahasiswa melakukan praktikum di kampus.


"Untuk praktikum di lab akan dimulai minggu ini dan diprioritaskan bagi mahasiswa tingkat akhir yang menyelesaikan tugas akhirnya karena sudah tertunda pengambilan datanya hampir 3 bulan,"papar Prima Adinugroho kepada media Rabu, (10/6)

 

"Mahasiswa diwajibkan memakai alat pengaman diri berupa masker, face shield, sarung tangan yang disediakan oleh departemen dan membawa sendiri 

topi/penutup kepala/hair net selama penelitian," tambahnya.


Mahasiswa juga diharap membersihkan tangan dengan menggunakan sabun atau handsanitizer sebelum memulai penelitian dan mengulanginya secara periodik.


"Fakultas telah menyiapkan handsanitizer di sejumlah titik,"katanya.

 

Sementara itu koordinator praktikum pada Laboratorim Biokimia Fakultas Biologi UGM, Lisna Hidayati, S.Si., M.Biotech., menyebutkan bahwa Fakultas Biologi telah menyiapkan fasilitas untuk mendukung penyelenggaraan penelitian di kampus memasuki masa kenormalan baru sesuai dengan protokol kesehatan. 


Salah satunya menyediakan wastafel portabel di beberapa titik. Selain itu mendorong setiap laboratorium dalam melaksanakan kegiatan penelitian sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

 

Lisna mengatakan tak hanya melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum masuk laboratorium, mahasiswa juga diwajibkan memakai APD lengkap saat bekerja di laboratorium.

 

"Mahasiswa wajib pakai sarung tangan (gloves)  meski tidak bekerja secara molekuler, masker,  jas laboratorium, dan face shield seperti di Laboratorium Biokimia" jelasnya.

 

Dia mengatakan APD seperti sarung tangan dan masker telah disediakan oleh laboratorium. Demikian pula dengan handsanitizer.  

 

Sementara untuk menjaga jarak aman, setiap laboratorium telah mengeluarkan kebijakan jumlah maksimal mahasiswa yang bisa menggunakan laboratorium dalam sehari. 

 

"Misalnya di Laboratorium Biokimia dalam sehari hanya boleh 4 mahasiswa saja yang bekerja di laboratorium," tuturnya. (HAP)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN