INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

6.000 Pelaku UMKM di Kawasan Danau Toba Terancam Gulung Tikar

Hendra Mulya

17 June, 2020 10:24 WIB | INSPIRA FINANCE

Inspira TV - 6.000 Pelaku UMKM di Kawasan Danau Toba Terancam Gulung Tikar

Foto : Istimewa

MEDAN INSPIRA.TV,- Pandemi Covid-19 yang melanda Sumatera Utara membuat 6.000 pelaku UMKM yang ada di Danau Toba terdampak secara ekonomi.

 

Menyikapi hal ini, para pengusaha yang ada di Sumatera Utara (Sumut) menyatakan siap membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam meringankan beban Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di sekitaran Danau Toba.

 

Menurut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, ada sekitar 6.000 UMKM yang terdapat di tujuh kabupaten di sekitaran Danau Toba. Semua UMKM ini menggantungkan usahanya dari sektor pariwisata yang saat ini sedang mengalami kelesuan akibat Covid-19.

 

"UMKM di sekitaran Danau Toba ini menggantungkan pendapatannya dari orang yang datang ke objek pariwisata tersebut. Sekarang orang takut ke sana karena Covid-19. Karena itu kami berharap bantuan dari pengusaha untuk memberikan bantuan kepada pelaku UMKM,” kata Edy Rahmayadi, Rabu (17/6/2020).

 

“Saya sangat berterima kasih kepada para pengusaha karena siap untuk membantu UMKM di sekitaran Danau Toba. Namun, kita minta bantuan itu bukan dalam bentuk uang atau bahan makanan. Kita berharap ada bantuan yang bisa membuat UMKM tersebut tetap berjalan, misalnya membantu produksi, membantu pemasaran, pelatihan sehingga mereka mampu menjual produknya secara online dan lainnya,” kata Edy Rahmayadi.

 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemprov Sumut, Ria Novida Telaumbanua menambahkan, bantuan kepada UMKM di sekitaran Danau Toba sangat dibutuhkan saat ini. Tujuannya agar ketika pariwisata dibuka, UMKM di sekitaran Danau Toba masih ada sehingga orang-orang yang datang tidak kesulitan.

 

“Orang-orang berwisata itu tentu mencari makan, tempat menginap, oleh-oleh atau hasil bumi di daerah yang dia tuju. Bila UMKM kita di sekitaran Danau Toba lebih cepat gulung tikar, maka wisatawan akan kesulitan. Mereka juga akan kesulitan mendapatkan kebutuhannya di sana. Jadi, kami berharap pengusaha- pengusaha mau menjadi bapak angkat dari UMKM kita di sana agar ekosistem pariwisata di Danau Toba tetap berjalan,” kata Ria.

 

Selama pandemi pengusaha-pengusaha Sumut sebenarnya sudah membuat program-program bantuan kepada masyarakat setempat, namun dengan dimotori Gubernur Sumut menurut Ria akan lebih terkoordinir dan terarah.

 

“Selama ini perusahaan-perusahaan ini telah berbuat membantu masyarakat, seperti membantu pakan ternak, pupuk organik, pelatihan, pendanaan dan lainnya. Tetapi sekarang setelah pertemuan ini bantuan tersebut akan lebih terkoordinir. Harapannya tentu bantuan ini bisa tetap membuat UMKM kita hidup,” tambah Ria. (MSN)

You can share this post !

BACA JUGA INSPIRA FINANCE LAINNYA

ARTIKEL PILIHAN