INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

DPR RI Siapkan Skema Protokol Kesehatan di Sektor Wisata

Agustian Putera

18 June, 2020 14:26 WIB | INSPIRA TRAVEL

Inspira TV - DPR RI Siapkan Skema Protokol Kesehatan di Sektor Wisata

Foto : Ilustrasi

KAB.BANDUNG INSPIRA.TV,- Anggota Komisi X DPR RI dari Dapil Jawa Barat II, Dede Yusuf Macan Effendi menyatakan, pihaknya telah merancang sejumlah skema untuk mendukung sektor pariwisata.

 

Ia menuturkan, pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi yang paling terpuruk akibat pandemi Virus Corona (Covid-19). Untuk itu, perlu gerak cepat untuk menyelamatkan pariwisata mengingat ribuan pekerja pada sektor ini turut terkena dampak.

 

“Kami sudah membuat sebuah skema untuk mendukung kegiatan-kegiatan sektor pariwisata. Tetapi di era pandemi ini, semua harus disatupintukan melalui BNPB atau Gugus Tugas. Menurut saya, pariwisata menjadi salah satu sektor yang tidak tersentuh,” jelas Dede saat melakukan kunjungan kerja di Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis (18/6/2020).

 

Adapun skema yang dipersiapkan DPR bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yakni bantuan lauk siap saji (Balasa) yang akan disalurkan kepada komunitas-komunitas pariwisata. Rencananya, Balasa akan mulai disalurkan mulai pekan depan.

 

Lebih lanjut, skema yang disiapkan yakni Gerakan Bersih-bersih tempat wisata. Program ini nantinya akan memberdayakan pekerja di sektor pariwisata yang dirumahkan sementara maupun terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

 

“Ini adalah program-program yang diturunkan ke zona-zona wisata, yakni melakukan aksi bersih-bersih, menyediakan hand sanitizer, dan lain-lain. Gerakan bersih-bersih tempat wisata dibiayai oleh pemerintah dan diperuntukan bagi pekerja di sektor pariwisata yang dirumahkan selama pandemi Covid-19,” papar Dede.

 

Selain itu, DPR bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menyiapkan skenario pemulihan sektor pariwisata mulai Agustus mendatang. Dalam skema ini, gerakan pemulihan sektor pariwisata akan dimulai dengan kegiatan rapat atau peretemuan pemerintah pusat maupun daerah di tempat-tempat wisata.

 

 “Dengan kembali bergulirnya sektor pariwisata, devisa negara juga bisa kembali bergulir,” pungkas Dede. (MSN)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN