INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Tempat Hiburan di Kota Bandung Masih Belum Diizinkan Beroperasi

Masnurdiansyah

20 June, 2020 10:24 WIB | INSPIRA TRAVEL

Inspira TV - Tempat Hiburan di Kota Bandung Masih Belum Diizinkan Beroperasi

Foto : Istimewa/ Doc Humas Pemkot Bandung

BANDUNG INSPIRA.TV,- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih belum mengizinkan seluruh tempat hiburan kembali beroperasi. Kota Bandung hingga kini masih dalam zona kuning. Selain itu Pembatasan Sosial Besar (PSBB) proporsional masih diberlakukan.

 

“Belum diizinkan. Kita masih zona kuning. Kalau mau buka itu pertama label harus ke zona biru. Untuk menuju zona biru itu semua masyarakat harus disiplin,” ucap Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Sabtu (20/6/2020).

 

Hal itu disampaikan oleh Ema ketika melakukan audiensi bersama Perkumpulan Penggiat Pariwisata Bandung (P3B) yang mewadahi para pengusaha jasa pariwisata. Selain itu, untuk pembukaan tempat hiburan juga tetap mempertimbangkan kondisi epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung harus mengalami penurunan.

 

Hal itu mengingat potensi interaksi di tempat hiburan ini cukup intensif.

 

Ema menyatakan, sekali pun tempat hiburan kembali diizinkan untuk kembali beroperasi maka harus menerapkan standarisasi protokol kesehatan yang sangat ketat. Komitmen memenuhi standar kesehatan ini pun akan selalu diawasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

 

“Kalau pun nanti meraka mau mengajukan permohonan untuk buka, tentunya harus diinspeksi dulu. Sehinggga diketahui kesiapan mereka terkait pemenuhan protokol kesehatan. Kalau mereka nanti tidak siap atau tidak bersedia, mohon maaf tidak bisa,” bebernya.

 

Ema memberikan gambaran, protokol kesehatan paling dasar yaitu penggunaan masker, sarung tangan dan face shiled bagi karyawan. Kemudian penyediaan sarana untuk cuci tangan atau handsanitizer dan menyiapkan skema penanganan, bila ditemukan dugaan paparan Covid-19.

 

“Nanti kita lihat simulasi. Tadi saya sudah kasih gambaran bagaimana pengaturan di tempat parkir, bagaimana masuk ke tempat hiburannya, bisa tidak itu physical distancing? Regulasinya mungkin nanti hanya 30 persen tidak bisa mereka padat-padatan,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penggiat Pariwisata Bandung (P3B), Rully Panggabean menyatakan, sekitar 90 pengelola tempat hiburan siap bekerja sama mengikuti regulasi pemerintah. ia pun bersedia jika operasional akan dilakukan secara bertahap.

 

Rully mengungkapkan dalam waktu dekat ini para pengelola tempat hiburan akan mencoba menyiapkan segala ketentuan, untuk memenuhi standarisasi protokol kesehatan secara maksimal. Jika sudah siap akan dilakukan simulasi.

 

“Otomatis kita akan patuh. Mungkin tidak akan untung tapi minimal bisa jalan dulu dan pegawai juga bisa teratasi. Mudah-mudahan ini solusi awal. Kita lihat perkembangan juga,” kata Rully. (GGP)

 

 

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN