INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Menparekraf Ingatkan Pentingnya Protokol kesehatan Saat Pembukaan Destinasi Wisata

Happy

23 June, 2020 11:37 WIB | INSPIRA TRAVEL

Inspira TV - Menparekraf Ingatkan Pentingnya Protokol kesehatan Saat Pembukaan Destinasi Wisata

Foto: Dok. Kemenparekraf

JAKARTA INSPIRA.TV,- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengingatkan pentingnya penerapa  protokol kesehatan yang ketat sebelum membuka kembali destinasi wisata pada masa new normal.


Meski begitu ia mengapresiasi rencana pembukaan wisata alam yang diharapkan dapat kembali menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di sektor pariwisata.


Dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (23/6), Wishnutama mengatakan banyak para pelaku sektor pariwisata menanti terbitnya kebijakan ini karena selama tiga bulan terakhir terpaksa menghentikan aktivitas akibat pandemi COVID-19.


"Saat ini kita berencana membuka wisata alam yang berisiko rendah terhadap penularan," kata Wishnutama.


Lebih lanjut Wishnutama mengingatkan dalam rencana pembukaan wisata alam ini harus diikuti dengan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat.


Protokol kesehatan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang disusun dan diusulkan oleh Kemenparekraf telah disahkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan, Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).


Diharapkan dengan adanya protokol kesehatan ini dapat menjadi acuan bagi seluruh pihak dalam perencanaan pembukaan pariwisata, termasuk wisata alam.


"Jangan sampai dalam pelaksanaan nanti malah terjadi peningkatan kasus baru. Karena memperbaiki protokol bisa sehari dua hari saja, tetapi mengembalikan rasa percaya itu butuh waktu lama. Jika kita tidak hati-hati dan disiplin dalam pelaksanaanya dampak ekonominya bisa lebih buruk lagi bagi para pelaku sektor pariwisata," ujar dia. 


Kawasan pariwisata alam yang direncanakan akan dibuka secara bertahap tersebut terdiri atas kawasan wisata bahari, kawasan konservasi perairan, kawasan wisata petualangan, taman nasional, taman wisata alam, taman hutan raya, suaka margasatwa, dan geopark.


Selain itu, juga pariwisata alam nonkawasan konservasi yang antara lain kebun raya, kebun binatang, taman safari, desa wisata, dan kawasan wisata alam yang dikelola oleh masyarakat. (HAP)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN