INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Aksi Terpuji Nelayan Aceh Selamatkan Pengungsi Rohingya

27 June, 2020 14:18 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Aksi Terpuji Nelayan Aceh Selamatkan Pengungsi Rohingya

AP Photo/ Zik Maulana

JAKARTA. INSPIRA.TV,-  Sejumlah nelayan Aceh menyelamatkan 94 orang pengungsi Rohingya  menggunakan kapalnya. Aksi ini murni didasari alasan kemanusiaan para nelayan Aceh dari kapal para pengungsi yang rusak.


Ke-94 orang pengungsi Rohingya tersebut terdiri dari  30 anak-anak. Mereka di diselamatkan oleh para nelayan pada Kamis, 25 Juni 2020.

Pejabat di Lhokseumawe, Aceh,  mengaku menolak untuk mengizinkan pengungsi Rohingya mendarat. Mereka khawatir akan penyebaran virus corona. Namun para nelayan tidak mengindahkan keputusan pemerintah tersebut.

"Ini murni karena alasan kemanusiaan. Kami sedih melihat anak-anak dan wanita hamil terdampar di laut," ujar nelayan Aples Kuari.

Kepala polisi setempat, Eko Hartanto mengatakan, awalnya  ingin mengirim kembali pengungsi Rohingya yang sebagian besar Muslim kembali ke laut daripada memberi mereka tempat tinggal sementara.

Hanya saja, sikap kepolisian menjadi lunak usai mendapat aksi protes hingga para pengungsi Rohingya itu sekarang telah diberi tempat tinggal sementara di rumah-rumah pribadi milik warga. Para pengungsi Rohingya ini selanjutnya segera diperiksa oleh staf medis untuk memastikan mereka bebas virus.

Adapun keberanian sejumlah nelayan Aceh untuk menyelamatkan para pengungsi Rohingya sukses mendapat pujian dari Amnesty Internasional. Aksi penyelamatan itu disebut sebagai momen solidaritas yang optimis.

"Diselamatkannya pengungsi Rohingya adalah momen optimisme dan solidaritas," tutur Direktur Eksekutif Indonesia Usman Hamid dalam sebuah pernyataan.

Bahkan, aksi penyelamatan itu juga menjadi buah bibir karena Aceh memang dikenal sebagai masyarakat terpuji yang berani mengambil risiko.

“Ini adalah sikap terpuji dari masyarakat Aceh yang berani mengambil risiko. Akhirnya anak-anak, perempuan dan laki-laki ini dapat dibawa ke pantai. Mereka telah menunjukkan yang terbaik dari kemanusiaan,” paparnya.

Sementara itu, sekitar satu juta Rohingya tinggal di kamp-kamp pengungsi di Bangladesh, setelah melarikan diri dari rumah mereka di Myanmar pada tahun 2017 lantaran penumpasan militer yang brutal. (WOK)

You can share this post !