INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Kisah Inspiratif Jenderal Hoegeng Sang Polisi Jujur yang Tak Mempan Disuap

01 July, 2020 14:35 WIB | INSPIRATAINMENT

Inspira TV - Kisah Inspiratif Jenderal Hoegeng Sang Polisi Jujur yang Tak Mempan Disuap

Foto: Istimewa

JENDERAL Hoegeng adalah satu-satunya polisi yang terkenal dengan kejujuranya, sehingga mendapatkan pujian dari Gus Dur. Polisi yang bernama lengkap Drs. Hoegeng Imam Santoso lahir di Pekalongan, 14 Oktober 1921. Hoegeng tutup usia di Jakarta tanggal 14 Juli 2004 pada saat ia berusia 82 tahun.


Hoegeng merupakan salah satu tokoh kepolisian Indonesia yang pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ke-5 yang bertugas dari tahun 1968-1971. Hoegeng juga merupakan salah satu penandatangan Petisi 50.


Namanya diabadikan sebagai nama Rumah Sakit Bahayangkara di Mamuju dengan nama Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso.


Berbeda dengan polisi lainnya, Hoegeng tidak mempan disuap. Barang-barang mewah pemberian bandar judi dilemparnya keluar jendela. Baginya, lebih baik hidup melarat dari pada menerima suap atau korupsi. Prinsip itu ia tiru dari mantan Wakil Presiden Mohammad Hatta.  


Berkat kejujurannya dan pengabdiannya terhadap negara, Jenderal Hoegeng mendapatkan banyak penghargaan seperti Bintang Gerilya,bintang Dharma, Bintang Bhayangkara I, bintang Kartika Eka Paksi I, bintang Jalasena I, bintang Swa Buana Paksa I, Satya Lencana Sapta Marga, Satya Lencana Perang Kemerdekaan (I dan II), dan masih banyak lagi yang lainnya.


Setelah masa jabatannya berakhir, jenderal Hoegeng diteruskan oleh Moerdiono. Semasa jabatannya ia pernah menangani kasus-kasus besar Salah satunya yang populer yakni tentang kasus Sum Kuning, penjual telur ayam asal Godean, Yogyakarta yang diduga diperkosa oleh anak pejabat. Jenderal Hoegeng disebut mati-matian berusaha membongkar kasus yang menyeret elite tersebut.


Bahkan ia sengaja membentuk tim khusus yang bertugas mengusut tuntas kasus Sum Kuning. Namun perjuangannya berakhir pahit lantaran Jenderal Hoegeng tak kuasa melawan penguasa yang menyembunyikan kebenaran di balik kasus tersebut.


Selain kasus itu, Hoegeng juga menunjukkan integritasnya ketika menangani kasus penyelundupan mobil mewah. Ia bergeming, tak menerima suap dan menolak segala godaan dari perempuan yang terlibat dalam kasus tersebut.


Walaupun Hoegeng menolak, pengusaha cantik itu tidak menyerah. Dia terus mengirim berbagai hadiah mewah yang dikirim ke alamat Hoegeng. Tapi Hoegeng menolak mentah-mentah. Hadiah itu langsung dikembalikan kepada Hoegeng.


Sehari-harinya Hoegeng merupakan sosok yang disiplin. Dia selalu tiba di mabes Polri sebelum pukul 07.00 pagi. bahkan sebelum sampai ke kantor, dia menyempatkan diri dulu untuk memantau situasi lalu lintas dan kesiapsiagaan petugas kepolisian di jalan. (HAP/JOB-05) 

You can share this post !

BACA JUGA INSPIRATAINMENT LAINNYA

ARTIKEL PILIHAN