INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Kadis Kelautan dan Perikanan Jabar Tutup Usia, Selamat Jalan Pak Solihin

02 July, 2020 08:30 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Kadis Kelautan dan Perikanan Jabar Tutup Usia, Selamat Jalan Pak Solihin

Foto : Istimewa

BANDUNG INSPIRA.TV,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) berduka. Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan Provinsi Jabar, Muhamad Solihin meninggal dunia. Solihin menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (1/7) malam pukul 18:45 WIB di Rumah Sakit Santo Borromeus, Kota Bandung.

 

Kabar meninggalnya dikonfirmasi oleh Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar, sekaligus Juru Bicara Pemda Provinsi Jabar, Hermansyah.

 

"Betul, kami dapat berita duka bahwa Kadis Kelautan dan Perikanan Jabar meninggal dunia di Rumah Sakit Borromeus karena sakit," ucap Hermansyah di Kota Bandung, Rabu (1/7) malam kemarin.

 

"Kepergian almarhum menjadi berita sedih bagi seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jabar. Kepemimpinannya selama menjabat turut berkontribusi bagi kemajuan Jabar," tambahnya.

 

Hermansyah pun berduka atas meninggalnya almarhum. Mendiang pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Inspektorat Jabar.

 

“Pemprov Jabar turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran,” ujar Hermansyah.

 

Adapun terkait baru saja dilantiknya Muhamad Solihin sebagai Kadis Kelautan dan Perikanan pada 12 Juni lalu, Hermansyah menuturkan kalau dinas tersebut akan terus melakukan tugas pokok fungsi dan menjalankan program-programnya.

 

"Meski kabar duka ini membuat kita semua terpukul, tapi roda pemerintahan akan terus berjalan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru ini," kata Hermansyah.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar Berli Hamdani mengatakan, pemakaman mantan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jabar dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

 

Adapun protokol kesehatan merujuk kepada panduan yang dibuat oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

 

"Ya, rencananya almarhum besok dimakamkan dengan protokol kesehatan. Kami turut berduka cita," ucap Berli. (GGP)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN