INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Berbagai Manfaat Daur Ulang, Menghemat 95% Energi dan Mengurangi Polusi Udara

08 July, 2020 15:23 WIB | INSPIRA TEKNO

Inspira TV - Berbagai Manfaat Daur Ulang, Menghemat 95% Energi dan Mengurangi Polusi Udara

Foto: Susi Septianti

BANDUNG INSPIRA.TV,-  Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru. Daur ulang juga menjadi salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian dan pembuatan produk atau material bekas pakai.


Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang.


Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan.


Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemprosesan material baru untuk proses produksi.


Proses daur ulang aluminium dapat menghemat 95% energi dan mengurangi polusi udara sebanyak 95% jika dibandingkan dengan ekstraksi aluminium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang cukup besar pada energi juga didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca, dan plastik.


Salah satu tempat untuk mendaur ulang sampah terletak di kawasan Parakan saat, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung Jawa Barat. Di tempat ini bisa menghasilkan gilingan sampah hingga 1 ton per harinya. 


Sampah yang ada di tempat ini dihasilkan dari para pekerja pencari sampah di lapangan dan langsung diserahkan ke tempat produksi daur ulang ini. Namun adapula sampah yang memang dikirim dari kecamatan lain di Bandung ke tempat ini untuk diproduksi.


"Sampah yang ada disini semuanya sampah kiriman jadi orang kita tidak langsung ke lapangan, satu hari paling banyak kita bisa menggiling bisa sampai 1 ton" ujar Vera, salah satu pengelola di tempat daur ulang tersebut. 

 

Sebelum sampah digiling biasanya ada beberapa tahap yang harus dilewati terlebih dahulu seperti, menyortir atau memisahkan sampah, ini dilihat dari warna dan bahannya agar ketika proses penggilingan tidak ada warna dan bahan yang tercampur di dalamnya. 


Setelah melakukan pemisahan, tahap selanjutnya dilakukan penggilingan sampah hingga menjadi serpihan-serpihan kecil, hal ini dilakukan agar nantinya sampah bisa dapat mudah dibentuk di pabrik.


Sampah yang sudah digiling lalu dimasukkan ke dalam air untuk memberihkan kotoran yang menempel dan selanjutnya dijemur hingga kering.


"Sampah ini juga harus melewati beberapa proses sebelum digiling, seperti dipilih dulu, dipisahkan sampah yang layak untuk digiling sama sampah yang tidak bisa digiling, setelah melewati pemisahan sampah akan digiling sampe membentuk potongan kecil, dimasukan ke dalam air terus dijemur." jelas Vera.


Sampah yang sudah menjadi bagian-bagian kecil ini akan didistribusikan ke pabrik yang membutuhkan untuk didaur ulang dan menghasilkan sesuatu yang dibutuhkan di pasaran. Seperti didaur ulang menjadi mainan untuk anak - anak, dijadikan peralatan rumah tangga seperti ember, gayung, piring plastik dan lain sebagainya.


"Sampah yang udah digiling akan dikirim ke pabrik untuk dijadikan kebutuhan rumah tangga atau mainan. Sebenarnya itu gimana kebutuhan pabriknya daja sih" lanjutnya.


Tidak hanya bermanfaat untuk menjaga lingkungan sekitar, manfaat lain sampah adalah dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, mencegah kerusakan lahan, dan mengurangi emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. (HAP/JOB-02/JOB-03/JOB-04)

You can share this post !