INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Indonesia Tertinggal Televisi Digital, Semua Harus Satu Gagasan!

13 July, 2020 15:38 WIB | INSPIRA TEKNO

Inspira TV - Indonesia Tertinggal Televisi Digital, Semua Harus Satu Gagasan!

Foto : Istimewa / Tangkapan layar

JAKARTA INSPIRA.TV,- Seluruh industri televisi nasional harus satu gagasan untuk mendukung digitalisasi penyiaran di Indonesia. Pasalnya, industri penyiaran masih berfokus pada kanal penyiaran masing-masing.

 

"Beberapa stasiun televisi melihat angle lain. Sehingga tidak ada gagasan yang sama," kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Agung Suprio dalam program Crosscheck #FromHome by Medcom.id bertajuk 'Indonesia Tertinggal, Segera Migrasi TV Digital', Minggu (12/7) kemarin.

 

Agung menilai pemanfaatan teknologi bisa menjadi modal industri penyiaran untuk mendorong masyarakat menonton siaran digital. Sehingga proses migrasi siaran tersebut mampu memberikan keuntungan bagi pelaku industri penyiaran.

 

"Pengalaman saya di Jerman ternyata televisi terestrial bisa dinikmati dengan ponsel tanpa sim card, tanpa data. Pilihan-pilihan teknologi itu menguntungkan industri televisi dari analog ke digital," ucap Agung.

 

Modal jual lainnya yakni menghasilkan konten-konten tayangan yang lebih segmentasi, misal untuk anak, perempuan atau keluarga. "Supaya ada diversifikasi konten. Jangan melulu konten seperti yang ada sekarang," ucap Agung.

 

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate berharap seluruh komponen industri penyiaran bergerak untuk mendukung upaya transformasi digital. Meski langkah ini sudah terlambat, namun percepatan ekosistem digitalisasi penyiaran terus dilaksanakan.

 

"Diskusi seperti ini adalah awal, meski sudah terlambat. Baiknya kita lakukan secara masif (program ini). Saya berharap digitalisasi televisi ini sebagai quick win dan semoga cepat terlaksana," ujar Johnny.

 

Sistem digitalisasi Indonesia jauh tertinggal dari negara tetangga. Sejak World Radio Conference (WRC) 2007, seluruh negara di dunia menyepakati untuk menuntaskan analog switch off (ASO) pada 2015.

 

Program digitalisasi televisi nasional ini perlu dipercepat guna menghasilkan kualitas penyiaran yang lebih efisien dan optimal untuk kepentingan masyarakat. Digitalisasi juga akan meningkatkan efisiensi kinerja industri penyiaran Tanah Air. (GGP)

 

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN