INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Bio Farma Targetkan Vaksin Covid Sinovac Diproduksi Kuartal I 2021

21 July, 2020 10:57 WIB | INSPIRA SEHAT

Inspira TV - Bio Farma Targetkan Vaksin Covid Sinovac Diproduksi Kuartal I 2021

Foto: Dok. iStockphoto/Ilustrasi vaksin covid-19

BANDUNG INSPIRA.TV,- Indonesia melalui Induk Holding BUMN Farmasi Bio Farma, siap untuk melakukan uji klinis tahap 3 untuk vaksin COVID-19. Sebagai tahap awal Uji Klinis tahap 3, vaksin dari Sinovac, Tiongkok, sudah tiba di Bio Farma pada tanggal 19 Juli lalu sebanyak 2.400 vaksin.


Kedatangan vaksin tersebut akan digunakan untuk kebutuhan fase uji klinis tahap 3 pada Agustus mendatang.


Dalam keterangan resmi yang diterima Inspira.TV Selasa (21/7), Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, uji klinis tahap 3 vaksin Covid-19, dijadwalkan akan berjalan selama enam bulan, sehingga ditargetkan akan selesai pada bulan Januari 2021 mendatang.


 “Apabila uji klinis vaksin Covid-19 tahap 3 lancar, maka Bio Farma akan memproduksinya pada kuart al 1 2021 mendatang, dan kami sudah mempersiapkan fasilitas produksinya di Bio Farma, dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis”, ujar Honesti. 


Ia menambahkan, alasan pemilihan Sinovac sebagai mitra adalah platform vaksin atau metode pembuatan vaksin yang digunakan oleh Sinovac, sama dengan kompetensi yang dimiliki oleh Bio Farma saat ini.


Dengan metode inaktivasi tersebut, Bio Farma sudah memiliki pengalaman dalam pembuatan  vaksin seperti vaksin Pertusis. 


Vaksin yang datang pada hari minggu kemarin, masih memerlukan beberapa tahapan lagi sebelum bisa dilakukan uji klinis pada Agustus 2020 mendatang.


Tahap yang masih harus dilewati tersebut antara lain  pengujian di dalam Laboratorium Bio Farma, dan beberapa perizinan lainnya.


Uji klinis vaksin Covid-19 ini, akan dilaksanakan di Pusat Uji Klinis yaitu di Fakultas Kedokteran UNPAD,  yang akan mengambil sample sebanyak 1.620 subjek dengan rentang usia antara 18 – 59 tahun, dengan  kriteria – kriteria tertentu. Sedangkan sisa dari vaksin tersebut, akan digunakan untuk uji lab di beberapa  lab antara lain di Bio Farma dan Pusat Pengujian Obat Dan Makanan Nasional (PPOMN).


Pengembangan vaksin COVID-19 ini, merupakan satu dari lima skenario Bio Farma, dalam menangani penyebaran virus SARS COV2 penyebab COVID-19, antara lain, produksi Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), Terapi Plasma Konvalesen, Mobile Laboratorium BSL 3, dan Pembuatan Viral Transport Media (VTM). (HAP)


You can share this post !