INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Sosialisasi dan Ketersediaan Masker, Penting Sebelum Pemberlakukan Sanksi

22 July, 2020 11:16 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Sosialisasi dan Ketersediaan Masker, Penting Sebelum Pemberlakukan Sanksi

Foto: Humas Pemprov Jabar

BANDUNG, INSPIRA.TV, --  Menjelang pemberlakuan sanksi bagi warga yang tidak memakai masker di Jawa Barat, beberapa pemerintah kecamatan dan tokoh warga, melakukan sosialisasi pentingnya masker. Selain itu, memberikan informasi,  penyediaan masker amat penting dilakukan sebelum penerapan.

 

"Kami berinisiatif melakukan sosialisasi dan pembagian masker tidak hanya kepada warga setempat, tetapi juga kepada warga yang beraktivitas di wilayah Kelurahan Burangrang," kata Ketua Uhud Mulyadi RW 02 Kelurahan Burangrang, Kota Bandung, Selasa )21/7/20). Kegiatan kali ini, disebarkan 800 pcs masker kepada warga. 500 pcs masker di antaranya berasal dari Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar.

 

Hal senada dikatakan Lurah Burangrang, Ali Nurdin. Menurut Ali, intensitas sosialisasi penggunaan masker mesti terus ditingkatkan. Apalagi, penerapan sanksi bagi warga tak pakai masker di Jabar akan diberlakukan.

 

"Tugas kita adalah meningkatkan kesadaran warga pakai masker. Betapa masker ini penting untuk mencegah COVID-19. Kecamatan Lengkong masuk zona biru, tapi kami tetap harus waspada," kata Ali.

 

Sementara itu, Ketua Divisi Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Hermansyah menyatakan, pihaknya konsisten menyediakan masker bagi warga.

 

Pertama, lanjut Hermansyah, Pemda Provinsi Jabar memasukkan masker dalam paket bantuan sosial (bansos) tahap II sebanyak 5 pcs. Terdapat 1.392.407  Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) Non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai penerima bansos tahap II.

 

"Kemudian, penyediaan masker dilakukan Pemda Provinsi Jabar dengan membeli 10 juta masker produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Nantinya, masker didistribusikan ke lembaga, dinas, pasar, pesantren, dan warga umum," kata Hermansyah.

 

Menurut Hermansyah, pemakaian masker amat krusial pada masa Adapatasi Kebiasaan Baru (AKB). Saat kegiatan ekonomi dibuka bertahap dan masyarakat mulai beraktivitas, penggunaan masker dapat menekan risiko penularan Covid-19 di ruang publik.

 

"Pemberlakuan sanksi tersebut bertujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat terapkan protokol kesehatan di ruang publik. Sebab, kedisiplinan masyarakat amat penting dalam pencegahan penularan Covid-19," ucapnya. (WOK)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN