INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Pulihkan Perekonomian, Hotel Harus Perketat Protokol Kesehatan

30 July, 2020 10:52 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Pulihkan Perekonomian, Hotel Harus Perketat Protokol Kesehatan

Foto: Humas Pemkot Bandung

BANDUNG INSPIRA.TV,- Para pengusaha dan pengelola hotel diminta untuk bersama-sama membangkitkan kembali roda perekonomian. Namun, dengan catatan tetap memegang teguh kedisiplinan dalam menjaga protokol kesehatan.

 

Wali Kota Bandung Oded M Danial menuturkan, sejak awal pandemi Covid-19 merebak, perhotelan terkena dampak cukup besar. Mengingat di Kota Bandung ini sektor jasa dan pariwisata menjadi andalan.


“Pemulihan bisnis perlu, tapi kita perlu memperketat. Prinsipnya, ayo kita sama-sama ngabebenah Bandung dengan cara taat aturan karena di masa pandemi ini sudah ada protapnya. Saya yakin kita bisa bersama membangun kembali Bandung,” ujar Oded saat menerima asosiasi General Manajer hotel bintang 2 sampai bintang 5 yang tergabung di Riung Priangan di Balai Kota Bandung, Rabu (29/7/2020).


Oded mengaku, akan terus merancang strategi agar bisa mendongrak kembali ekonomi masyarakat. Namun sekaligus menjaga stabilitas menekan pandemi Covid-19. Karena penanganan virus corona dan pemulihan ekonomi harus seimbang. 


Hal senada diungkapkan Ketua Riung Priangan, Arief Bonafianto. Pihaknya nemastikan hotel yang tergabung di Riung Priangan mampu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. 


“Masyarakat Kota Bandung sudah sangat sadar dengan itu (standar protokol kesehatan), sehingga kami juga bisa mengontrol itu lebih ketat. Memang kami sadar apalagi dunia perhotelan kalau tidak memperhatikan itu, kami akan rugi sendiri. Sehingga Alhamdulillah member Riung Priangan tetap menjaga bahwa standar kesehatan itu nomor satu,” kata Arief.


Arief mengungkapkan, dengan mengikuti aturan perihal standarisasi protokol kesehatan yang ketat ini memang mengurangi pendapatan. Namun, menjaga kesehatan juga menjadi unsur penting.


Sejak relaksasi Juni lalu, Arief menyebutkan, saat ini hotel baru bisa tumbuh di angka 20 persen. Kendati sudah ada pemasukan, namun masih belum mampu menjalankan operasional secara stabil.


“Untuk hotel itu minimal 40 persen baru kita running benar. Kita tetap harus mempertahankan protokol dengan bagus. Karena memang kita harus hidup berdampingan dengan itu," katanya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Dewi  Kaniasari menyatakan, beragam strategi sudah dilakukan untuk merangsang kembali aktivitas perekonomian. Di antaranya melalui bulan diskon yang digulirkan bulan lalu.


“Strateginya adalah kampanye mengenai Kota Bandung ini destinasi yang aman untuk dikunjungi. Tidak hanya sekadar kampanye, tapi secara aktual di lapangan memang kondisinya aman. Makanya kesadaran dari seluruh unsur masyarakat ini yang kita butuhkan dukungannya,” ujar Kenny. (HAP)

You can share this post !