INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Nekat Jualan di Atas Trotoar, Penjual Hewan Kurban Siap-Siap Didenda Rp 1 Juta

30 July, 2020 15:50 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Nekat Jualan di Atas Trotoar, Penjual Hewan Kurban Siap-Siap Didenda Rp 1 Juta

Foto: Humas Pemkot Bandung

BANDUNG INSPIRA.TV,- Jelang perayaan hari raya Iduladha 1441 Hijriah, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mulai menyisir ke sejumlah ruas jalan, untuk memastikan para penjual hewan kurban tidak berjualan di atas trotoar.


Para penjual hewan kurban yang melanggar ini bakal ditertibkan lantaran mengganggu ketertiban dan kebersihan kota karena telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2019 tentang Ketertiban Umum, Ketentraman, dan Perlindungan Masyarakat.


“Sampai hari ini ada beberapa tempat yang sudah kita sisir, terutama daerah jalan-jalan protokol seperti Jalan A.H. Nasution kemudian Jalan Soekarno-Hatta sampai ke Cibeureum. Di situ sudah marak sekali. Menurut data lebih dari 50 titik yang berjualan,” ujar Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Bandung Taspen Effendi, Kamis (30/7/2020).


Selain di jalan protokol, Satpol PP juga berkoordinasi dengan aparat kewilayahan di tingkat kecamatan untuk menyisir sejumlah trotoar yang digunakan tempat berjualan hewan kurban.


“Pedagangnya itu rata-rata dari luar Kota Bandung. Jadi mereka juga seenaknya di tortoar. Pasang patok, ada yang sampai pasang tenda juga. Itu kita tertibkan, lalu kita imbau juga untuk tetap memakai masker, jaga jarak dan menyediakan tempat mencuci tangan,” tegasnya.


Saat ini edagang yang kedapatan berjualan di trotoar hanya diberikan sanksi sosial dan digiring untuk memindahkan lokasi berjualannya agar tidak di atas trotoar. Namun apabila ada pedagang yang tetap membandel dan masih memakai trotoar, maka Satpol PP tidak akan segan menindak dengan sanksi dikenai denda paksa. 


“Apabila yang kemarin sudah diimbau masih tetap bandel, langsung berikan denda. Sesuai dengan perda Nomor 9 tahun 2019 itu mulai dari Rp250.000 sampai denda paksa Rp 1 juta," tegasnya. (HAP)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN