INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Ketua Tim Riset Uji Vaksin: Vaksin Sinovac Aman Untuk Relawan

04 Augustus, 2020 11:39 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Ketua Tim Riset Uji Vaksin: Vaksin Sinovac Aman Untuk Relawan

Foto: Istimewa

BANDUNG INSPIRA.TV,- Di Kota Bandung akan dilakukan uji klinis fase 3 vaksin Covid-19 dari Sinovac, China. Ketua Tim Riset dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjadjaran (Unpad) memastikan, uji klinis vaksin ini aman bagi para relawan.  


Dalam wawancaranya bersama Program Bincang Inspira, Senin (3/8), Prof. Kusandi Rusmil mengungkapkan fase tahap 3 dilakukan di Bandung, karena kota tersebut memiliki sejumlah fasilitas pendukung, seperti pabrik vaksin Bio Farma dan laboratorium Fakultas Kedokteran Unpad. 


"Di Indonesia cuma Biofarma. Kebetulan uji klinisnya di Fakultas Kedokteran Unpad. Saya sudah 34 kali uji klinis vaksin Biofarma. Makanya Biofarma percaya. Jadi ditunjuk lagi," ujar Prof. Kusnandi 


Dijelaskannya, sebelum relawan disuntikkan vaksin buatan sinovac tersebut, ada serangkaian tahapan yang harus dilewati. Selain diperiksa kesehatan, akan ada sesi wawancara juga yang dilakukan tim riset.


"Nanti akan ditanya apakah dulu pernah sakit, pernah disuntik vaksin lalu pingsan atau gatel atau sebagainya. Kalau sempat vaksin atau sempat ada merah-merah itu kita tidak ikutkan, jadi yang ikut vaksin ini harus benar-benar sehat," jelasnya. 


Sejak dibuka pendaftaran, hingga kini sudah mencapai 500 orang dari total 1.600 orang yang dibutuhkan. Nantinya mulai tanggal 11 Agustus semua calon relawan akan diperiksa kesehatannya.  


Dalam uji klinis ini ada 20 dokter spesialis dan 30 dokter umum yang akan memeriksa kesehatan calon relawan hingga memantau kesehatan relawan. 


Selain itu, para calon relawan pun akan mengikuti tes covid-19. Tidak hanya rapid test, para calon relawan harus mengikuti swab testRapid test dan swab test ini akan dilakukan tiga hari sebelum imunisasi dilakukan.


"Jika hasil rapid test reaktif dan hasil swab test positif, maka dia tidak boleh ikut. Karena kan orang yang akan diimunisasi vaksin sinovac ini harus benar-benar dalam kondisi sehat," tutur Kusnandi. (HAP)

You can share this post !