INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

8 Bioskop di Bandung Ajukan Relaksasi, Pemkot: Tetap Harus Ditinjau

01 September, 2020 09:05 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - 8 Bioskop di Bandung Ajukan Relaksasi, Pemkot: Tetap Harus Ditinjau

Foto: Humas Pemkot Bandung

BANDUNG INSPIRA.TV,- Delapan bioskop mengajukan permohonan relaksasi kepada Pemerintah Kota Bandung agar bisa kembali beroperasi. Sebelumnya, 27 tempat hiburan, yakni karaoke dan klub malam sudah diberi izin untuk beroperasi.


Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, Pemkot Bandung tidak memiliki alasan untuk tidak mengizinkan sebuah tempat untuk relaksasi jika prosedur dan mekanismenya sudah memenuhi persyaratan. 


"Tidak ada alasan untuk tidak mengizinkan, dengan catatan-catatan yang sudah tertuang dalam surat izin. Seperti izin operasional yang harus melakukan pengetatan standar protokol kesehatan, kalau ada kejadian harus siap, dan lain sebagainya," katanya usai peninjauan tempat bermain anak di Kings Shopping Centre, Senin (31/8).


Terkait bioskop di Kota Bandung, Ema mengatakan belum ada diberi izin kembali beroperasi. Namun 8 bioskop termasuk yang pernah ditinjau Wakil Wali Kota Bandung sedang dalam proses pengajuan agar diizinkan kembali beroperasi.  


"Ada delapan bioskop yang mengajukan. Nanti yang bersangkutan dilihat, ditinjau di lapangan seperti apa, sudah clear atau tidak. Lalu silahkan potret lapangan seperti apa, meyakinkan atau tidak untuk dilakukan relaksasi," katanya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan sebelumnya dari 27 tempat hiburan di Kota Bandung yang sudah diberikan surat persetujuan kebanyakan merupakan tempat karaoke.


"Kami melihat tidak serta merta memberikan surat persetujuan. Kami pasti meninjau kembali, pokoknya harus ketat kontrol (standar protokol kesehatan)," katanya.


Menurut Kenny, salah satu yang termasuk tempat hiburan, yakni bioskop dalam Peraturan Walikota (Perwal) sudah bisa untuk dilakukan relaksasi.

"Kalau bioskop dalam Perwal 46 sudah bisa direlaksasi. Saat ini baru ada surat permohonan, sekarang masih proses. Pertimbangannya faktor kesehatan dulu. Seperti yang disampaikan Pak Sekda protokol kesehatannya itu harus ketat untuk pengawasannya," tutur Kenny. (HAP)

You can share this post !