INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Pakar Politik Menilai Rencana Bela Negara Kurang Matang

02 September, 2020 13:41 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Pakar Politik Menilai Rencana Bela Negara Kurang Matang

Foto: Boby Roska

BANDUNG INSPIRA.TV,- Sejumlah pakar politik dari berbagai universitas menilai, rencana perekrutan komponen cadangan dalam bela negara yang dikeluarkan Kementrian Pertahanan kurang matang dan minim persiapan. Pasalnya berbagai persyaratan untuk mengeluarkan kebijakan tersebut tidak terpenuhi, sehingga program itu dikhawatirkan sia-sia. 


Hal tersebut dibahas dalam diskusi yang bertema “Bela Negara, Komponen Cadangan, dan Ancaman Keamanan Nasional” yang diselenggarakan Bandung School of Democration/ di kawasan Jalan Tubagus Ismail Kota Bandung.


Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Profesor Muradi selaku guru besar Politik dan Keamanan Unpad, Pakar Kebijakan Publik Universitas Sultan Agung Tirtayasa Leo Agustino, dan akademisi Unjani Arlan Siddha ini menjelaskan, program komponen cadangan dalam bela negara yang diusulkan Kementerian Pertahanan ini, kurang dipersiapkan dengan baik. Salah satunya terlihat dari tidak adanya hitung-hitungan terkait jumlah personel tni yang ada saat ini.


“Selain untuk memperkuat pertahanan, komponen cadangan pun berguna untuk efisiensi anggaran,” ujar Profesor Muradi. 


Hal serupa diungkapkan Leo Agustino. Ia menyebut kebutuhan akan komponen cadangan saat ini tidak diikuti dengan terpenuhinya persyaratan-persyaratan.


"Selain itu, merekrut komponen cadangan pun harus berasal dari tenaga yang terlatih. Mudah-mudahan pemangku kebijakan benar-benar mematangkan konsep dan konsekuensinya, sebelum menerapkan bela negara," tutur Leo. (HAP)

You can share this post !