INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Wow! Ternyata Kabupaten Bandung Jadi Jumlah Pemilih Terbesar di Indonesia

10 September, 2020 10:13 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Wow! Ternyata Kabupaten Bandung Jadi Jumlah Pemilih Terbesar di Indonesia

Foto : Ilustrasi

BANDUNG INSPIRA.TV,- Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi wilayah dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia. Data dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung menyebutkan jumlah pemiliah tersebut mencapai 2.499.135 pemilih, dari total penduduk sebanyak3.787.854 warga.

 

Di Indonesia itu yang akan melaksanakan Pemilukada serentak tahun 2020 sebanyak Sembilan provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota.

 

"TPS (tempat pemungutan suara) juga di Kabupaten Bandung paling besar di Indonesia, yaitu 6.737 TPS," kata Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung Iman Irianto, Kamis (10/9/2020).

 

Dirinya juga mengatakan, sesuai dengan target nasional, dalam pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Bandung pada 9 Desember 2020 mendatang ditargetkan 77 persen. Target itu karena sebelumnya pada partisipasi Pilpres dan Pileg lalu  mencapai 82,12 persen.

 

Iman pun menyebutkan, jelang pelaksanaan Pilbub Bandung, pihaknya terus melaksanakan sosialisasi guna mendeteksi potensi kerawanan dan  membangun koordinasi untuk mendapatkan laporan  cepat.

 

"Semua daerah dan kecamatan diwaspadai. Selain fokus pada sejumlah titik, juga daerah atau kecamatan yang hak pilihnya besar. Selain memantau rumah pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung," kata Iman.

 

Ia menjelaskan indikator keberhasilan dalam pelaksanaan Pilkada Bandung berdasarkan hasil putusan Forkopimda Kabupaten Bandung.

 

"Indikator itu yakni kita ingin pilkada tidak terjadi kluster baru. Itu tantangan besar, mengingat Kabupaten Bandung jumlah penduduknya besar," katanya.

 

Selain itu indicator keberhasilan lainnya adalah tingginya angka partisipasi warga sebagi pemilih

 

"Tidak ada ajakan apalagi upaya untuk menggaggalkan pelaksanaan pilkada. Tidak ada konflik horizontal dan minimnya pelanggaran," ungkapnya.

 

Indikator keberhasilan lainnya, Iman mengharapkan,  pada saat kampanye paslon lebih memunculkan isu pencegahan pandemi Covid-19, selain  pendekatan medis dan ekonomi.

 

"Tak ada kampanye hitam. Tak ada hoaks. Selain itu efek pilkada dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Adanya pendidikan politik yang didapat masyarakat selama pelaksanaan pilkada," harapnya. (GGP)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN