INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Kenali 7 Syarat Pakaian Wanita Muslimah

10 September, 2020 13:22 WIB | INSPIRA HALAL

Inspira TV - Kenali  7  Syarat Pakaian Wanita Muslimah

Foto: weku

Pakaian wanita memang harus selalu diperhatikan. Diperhatikan di sini bukan maksudnya selalu mengikuti trend atau apalagi gaya-gaya yang berbusana yang ada sekarang. Boleh gaya asalkan itu sesuai dengan syariat Islam.

 

Sungguh Islam, adalah separangkat aturan yang sempurna bagi Ummat Manusia. Islam telah memberikan rambu-rambu yang jelas bagi ummat manusia termasuk di dalamnya adalah kaum wanita.

 

Di dalam berpakaian, Islam juga telah memberikan aturan yang jelas, paling benar demi menuju keselamatan. Berikut setidaknya ada delapan aturan yang mengikat wanita muslimah di saat ingin mengenakan pakaian :

 

1.       Menutup Aurat

Telah berkata Aisyah .a “ Sesungguhnya, Asma’binti Abu Bakar menemui Nabi saw dengan memakai busana yang nipis ” Maka nabi berpaling dari padanya dan bersabda “Wahai Asma’, sesungguhnya apabila wanita itu telah baligh (sudah haid) tidak boleh dilihat daripadanya kecuali ini dan ini , sambil mengisyaratkan kepada muka dan tapak.

 

2.       Jangan Terlalu Tipis

Dalam sebuah hadits shohih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu : Suatu kaum yang memiliki cambuk, seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan ini dan ini,” (HR.Muslim).

 

3.       Jangan Membentuk Tubuh

Pakaian wanita di sini maksudnya harus longgar. Ini sebanarnya yang banyak juga mengundang keprihatinan kita terhadap kondisi wanita-wanita sekarang ini. Mereka dengan percaya dirinya mengatakan dirinya telah menutupi auratnya di saat mengenakan jilbab yang dimodifikasi tetapi biasanya masih menggunakan celana jeans, dan biasanya dipadukan dengan hanya memakai baju kaos.

 

4.       Dianjurkan Memakai Pakaian Yang Gelap

Menurut Ibnu Kathir di dalam tafsirnya pakaian wanita-wanita pada zaman Nabi saw ketika mereka keluar rumah berwarna hitam atau yang berwarna abu-abu.

 

5.       Tidak Menyerupai Laki-laki

Hal ini disandarkan pada hadits dari Rasulullah SAW “Rasulullah saw telah melaknat lelaki yang menyerupai wanita, dan wanita-wanita yang menyerupai lelaki,” (Riwayat Bukhari).

 

6.       Pakaian Bukan Untuk  Bermegah-megahan

Pakaian ini biasanya dimaksudkan untuk menunjuk-nunjuk atau bergaya.“Barang siapa mengenakan pakaian syuhroh di dunia, niscaya Allah akan mengenakan pakaian kehinaan padanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka,” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah.Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan).

 

7.       Tidak Bergambar Mahkluk Yang Bernyawa (Manusia/Hewan)

Gambar makhluk juga termasuk perhiasan. Jadi, hal ini sudah termasuk dalam larangan bertabaruj sebagaimana yang disebutkan dalam syarat kedua di atas. Ada pula dalil lain yang mendukung hal ini.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki rumahku, lalu di sana ada kain yang tertutup gambar (makhluk bernyawa yang memiliki ruh, pen). Tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melihatnya, beliau langsung merubah warnanya dan menyobeknya. Setelah itu beliau bersabda, ”Sesungguhnya manusia yang paling keras siksaannya pada hari kiamat adalah yang menyerupakan ciptaan Allah,” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dan ini adalah lafazhnya. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, An Nasa’i dan Ahmad).

Jadi tidak cukup wanita itu menutup rambut dan kepalanya saja, juga mereka harus menutupi aurat dengan sempurna.Termasuk di dalamnya adalah tidak memakai pakaian ketat atau pakaian yang masih membentuk lekuk tubuhnya. (JOP-03/HAP)



You can share this post !