INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Polda Jabar Grebek Pesta DJ School Asal Bandung, Polisi Temukan Narkoba

14 September, 2020 18:40 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Polda Jabar Grebek Pesta DJ School Asal Bandung, Polisi Temukan Narkoba

Foto : Istimewa/ Humas Polda Jabar, Tangkapan Layar

BANDUNG INSPIRA.TV,- Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat bersama jajaran Polresta Bandung melakukan penggerebekan terhadap sebuah pesta ulang tahun sekolah Disc Jockey (DJ) asal Kota Bandung. Mereka mengadakan pesta di salah satu vila yang berada di Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

 

Enam orang diamankan pihak kepolisian karena positif mengkonsumsi narkotika jenis sabu.

 

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago, mengatakan, penggerebekan terjadi pada hari Sabtu 12 September 2020 lalu berdasarkan laporan dari masyarakat. Kemudian saat dilakukan razia, diketahui pesta tersebut diadakan oleh pada DJ asal Kota Bandung.

 

"Saat melakukan razia, ternyata ada sekelompok orang yang kebetulan adalah DJ-DJ di Bandung melaksanakan ulang tahunnya. Di situ dilakukan pemeriksaan. Dari 48 orang yang ada di sana, enam positif metafetamine," kata Erdi di Markas Polda Jawa Barat, Senin (14/9/2020).

 

Erdi menuturkan, petugas mendapatkan barang bukti berupa alat hisap sabu. Namun pihak kepolisian tak menemukan barang bukti sabut karena diduga telah habis digunakan.

 

"Sementara masih didalami, dikumpulkan kemudian yang enam dilakukan pemeriksaan terkait konsumsi yang digunakan dan akan didalami barang berasal dari mana. Diduga sudah habis digunakan, setelah dicek, ada enam (orang) yang menggunakan," ucap dia.

 

Selain itu, kata Erdi, pesta tersebut juga telah melanggar protokol kesehatan. Bahkan acara tersebut digelar tanpa izin kepolisian.

 

"Kebetulan pesta yang sedang dilaksanakan mereka itu tanpa izin dan kita lihat mereka tidak menggunakan masker sesuai ketentuan 3M sekarang mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak. Intinya pada saat pandemi ini masih ada pesta-pesta yang tidak diketahui oleh kita sehingga dapat kemungkinan hal ini terjadi penyebaran virus covid-19," tutup Erdi. (MSN)

 

 

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN