INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Pemprov Jabar Optimalkan Ketersedian Ruang Perawatan Covid-19

15 September, 2020 12:09 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Pemprov Jabar Optimalkan Ketersedian Ruang Perawatan Covid-19

Foto: Dok. Humas Pemprov Jabar

BANDUNG INSPIRA.TV,- Seiring bertambahnya kasus positif Covid-19, ketersediaan ruang perawatan dan isolasi di wilayah Bodebek (Kota Bogor, Bekasi, Depok, serta Kabupaten Bogor, dan Bekasi) terus menurun. Meski begitu, saat ini tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar baru sekitar 44 persen.


Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Gugus Tugas Jabar sedang mematangkan opsi rujukan pasien antarkabupaten/kota sehingga pasien Covid-19 dapat ditangani dengan cepat.


"Di Bodebek yang paling mengkhawatirkan (keterisian rumah sakit) adalah Depok sedangkan di Kabupaten Bogor masih cukup terkendali karena masih dibawah 40 persen. Maka kami menggagas sebuah kebersamaan. Misalnya Depok kewalahan, Kabupaten Bogor bisa menerima pasien KTP Depok atas nama Kemanusiaan,” jelas Emil.


Ia pun meninjau kondisi rumah sakit rujukan di sejumlah daerah, untuk membuat upaya penguatan dan pemetaan, Selasa (15/9/20). Selain itu pihaknya akan terus meningkatkan rasio pengetasan metode uji usap (Swab Test) dengan  metode PCR yang merujuk standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).


Berdasarkan data terakhir Pikobar per 15 September 2020, sebanyak 317.082 spesimen sudah melakukan Tes PCR dari total target 500 ribu spesimen di Jawa Barat. Sementara itu tingkat kesembuhan Jabar hanya sekitar 53 persens edangkan idealnya mencapai 70 persen.


"Hanya Kota Cimahi yang sudah memuhi standar  WHO. Tapi tingkat penularan di Kota Cimahi masih tinggi. Saya titip Pemerintah Kota Cimahi untuk lebih waspada. Kami berupaya mecari terapi atau metododologi agar jumlah pasien yang positif ini bisa dilakukan penyembuhan secepatnya,” tambahnya. (HAP)

You can share this post !