INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Survei BI Terhadap IKK Alami Penurunan Akibat Covid-19

15 September, 2020 17:28 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Survei BI Terhadap IKK Alami Penurunan Akibat Covid-19

Foto: Muhammad Imran

MAKASSAR INSPIRA.TV,- Bank Indonesia perwakilan Sulawesi Selatan melakukan survei terhadap Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mengalami penurunan semenjak Covid-19.


Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang sebesar 62,8 atau lebih rendah dibandingkan IKK Juli 2020 sebesar 73,4. Indeks tersebut masih di bawah batas indeks optimis (100).


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Bambang Kusmiarso mengatakan bahwa komponen IKK mengalami penurunan adalah indeks ketersediaan lapangan kerja dengan angka indeks sebesar 14,0 pada Agustus 2020, lebih rendah dari bulan Juli 2020 yang sebesar 29,5.


“Dapat kita lihat komponen IKK yang mengalami penurunan adalah indeks ketersediaan lapangan kerja dengan angka indeks sebesar 14,0,Kemudian Kondisi penghasilan masyarakat saat ini dibandingkan 6 (enam) bulan lalu turut mengalami penurunan, ditunjukkan oleh indeks penghasilan sebesar 37,0 pada Agustus 2020, lebih rendah dibandingkan 51,0 pada Juli 2020," ujarnya, Senin (15/09/2020).


Indeks konsumsi barang-barang kebutuhan tahan lama masyarakat juga menurun dari 65,0 pada Juli 2020 menjadi 57,0 pada Agustus 2020. Pelemahan konsumsi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 turut berdampak pada penurunan kegiatan usaha.


Ekspektasi masyarakat terhadap prospek ekonomi 6 (enam) bulan ke depan juga belum menunjukkan optimisme.


Hal ini tercermin dari indeks ekspektasi kegiatan usaha yang menurun ke level 96,5 pada Agustus 2020, dari 103,0 pada Juli 2020. Indeks ekspektasi penghasilan masyarakat 6 (enam) bulan ke depan juga mengalami penurunan, dari 102,5 pada Juli 2020 menjadi 100,5 pada Agustus 2020.


Ia menambahkan bahwa masyarakat masih belum terlalu optimis terhadap perbaikan ketersediaan lapangan kerja dalam 6 (enam) bulan ke depan. Indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja sebesar 71,5 atau lebih rendah dibandingkan indeks pada Juli 2020 sebesar 89,5 dan masih di bawah batas indeks optimis (100).


" Untuk meningkatkan optimisme masyarakat terhadap pemulihan perekonomian, diperlukan dukungan dari semua pihak dalam penanganan COVID-19 dan peningkatan pemahaman serta kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam kegiatan seharian," tambahnya. (HAP)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN