INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Soal Konvoi Motor Remaja Tutup Jalan Raya, Kapolrestabes Bandung: Kami Panggil Lagi!

16 September, 2020 13:35 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV -  Soal Konvoi Motor Remaja Tutup Jalan Raya, Kapolrestabes Bandung: Kami Panggil Lagi!

Foto: Masnurdiansyah

BANDUNG INSPIRA.TV,- Muncul kabar yang menyebutkan adanya pihak kepolisian yang sempat melakukan tindakan kekerasan saat menangkap sekelompok remaja berkendara sepeda motor roda dua. Mereka ugal-ugalan sambil membawa bendara. Tak hanya itu mereka melakukan aksi konvoy hingga sempat menutup Jalan Pasupati.

 

Kejadian itu terjadi pada hari Jumat (11/9) kemarin. Dalam video yang beredar, tampak ada sekitar puluan remaja seperti sedang berpesta, sambil membunyikan sepeda motor, mengibar-ngibarkan bendera bahkan menutup Jalan Pasupati sambil berlaga layaknya raja jalanan.

 

"Saat itu banyak komplen pengaduan dari masyarakat soal rombongan kelompok bermotor yang urakan, membawa bambu, berkeliling Kota Bandung dan menutup jalan sehingga pemakai jalan tidak bisa lewat," ujar kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya di Mapolrestabes Bandung, Rabu (16/9/2020).

 

Ulung menuturkan, polisi sempat menindak berandalan itu dengan cara mengejar dan membubarkan mereka, bahkan sempat mengamankan mereka.

 

"Saat dibubarkan mereka kocar-kacir. Sempat ada yang ditangkap dan diamankan di Mapolrestabes Bandung. Saat ditangkap ada yang terjatuh," ujar dia.

 

Bahkan beredar kabar lainnya ada penganiayaan terhadap salah satu orang dari berandalan bermotor yang menurut polisi mengganggu keamanan dan ketertiban itu.

 

"Saat ditanya pada mereka, mereka mengaku terjatuh saat sedang dibubarkan oleh anggota. Kalaupun ada penganiayaan oleh oknum anggota kami, akan kami dalami," ucap dia.

 

Polisi Panggil Lagi


Dia mengatakan, tindakan konvoy bermotor dengan ugal-ugalan itu tidak pantas dilakukan di tengah pandemi saat ini. Ada aturan dari perda,pergub hingga inpres soal larangan berkerumun di tengah pandemi.

 

"Makanya mereka yang berkonvoy akan kami panggil lagi mereka untuk kami mintai keterangan karena perbuatan mereka ini pidana dan meresahkan, sampai menutup jalan raya," ujar dia.

 

Ulung menambahkan, polisi sudah menerima laporan dari masyarakat terkait keluhan penutupan jalan tersebut.

 

"Makanya, karena banyak yang protes dan mengeluhkan penutupan jalan karena konvoy berandal itu, kami akan panggil lagi para pelaku untuk dimintai keterangan," ucapnya. (MSN)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN