INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Pemkot Bandung Belum Izinkan Spa Beroperasi

16 September, 2020 16:08 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Pemkot Bandung Belum Izinkan Spa Beroperasi

Foto: Dok. Humas Pemkot Bdg

BANDUNG INSPIRA.TV,- â€‹Pemerintah Kota Bandung belum memberi izin tempat spa untuk beroperasi pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Pasalnya, pada Peraturan Wali Kota Bandung (Perwal) No 46 tentang Pedoman Pelaksanaan AKB Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 belum memberikan relaksasi untuk tempat spa.


Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, dalam Perwal usaha spa memang belum termasuk sektor yang memperoleh relaksasi. Namun pada rapat terbatas yang dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lalu, sempat disinggung untuk diberi relaksasi.

"Kemarin diberikan keadilan untuk diberi kesempatan mengajukan izin," kata Yana di rumah dinasnya Jalan Nylan, Rabu (16/9/2020).

Pernyataan ini sekaligus meluruskan siaran pers Humas Setda Kota Bandung sebelumnya yang menyebutkan spa telah bisa beroperasi kembali dengan syarat hanya melayani konsumennya selama 1 jam.

Yana mengungkapkan, setiap bidang usaha yang akan mengajukan relaksasi wajib memenuhi prosedur yang telah ditentukan. Diantaranya mengajukan secara resmi ke dinas terkait dan menyelenggarakan simulasi.

"Seperti prosedur biasa. Harus dimonitoring tentang simulasi dan penerapan standar protokol kesehatan," ujar Yana.

Yana mengungkapkan, saat ini Kota Bandung tengah menerapkan AKB yang diperketat. AKB yang diperketat akan berlangsung selama 14 hari ke depan. Maksud dari AKB yang diperketat yaitu Pemkot Bandung akan menegakan Perwal no 46 tahun 2020 dengan menerapkan sanksi ringian, sedang, hingga berat.

"Sosialisasi pemberian sanksi ringan telah dilaksanakan dan sudah cukup. Ternyata tingkat kepatuhan warga masih kurang dengan terjadinya peningkatan penderita Covid-19 di Kota Bandung. Jadi akan diberikan saksi berat kepada warga yang tidak menggunakan masker atau standar protokol kesehatan," ujarnya. 

Tak hanya pelanggaran masker, kata Yana, penerapan sanksi berat juga akan diberlakukan kepada para pelanggar jam operasional. (HAP)

You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN