INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Larangan Islam Tidur Dibeberapa Waktu Berikut

20 September, 2020 15:45 WIB | INSPIRA HALAL

Inspira TV -  Larangan Islam Tidur Dibeberapa Waktu Berikut

Foto: free Images Pixabay

Tidur adalah salah satu kebutuhan manusia. Tidur berkaitan dengan segala aktifitas yang akan kita lakukan. Dengan tidur kita bisa megistirahatkan tubuh dari segala aktifitas yang telah kita lakukan. Jika kita kekurangan tidur maka kita tidak akan semangat dalam menjalankan aktifitas di sepanjang hari. Orang yang kekurangan tidur akan merasa lesu dan terlihat mengantuk di siang hari.

 

 

Banyak orang tidur di waktu yang dianggap pas oleh mereka seperti sepulang kerja di sore hari. Rasulullah tidak melarang untuk tidur karena tubuh memang perlu istirahat. Namun ada beberapa waktu yang dianggap tidak boleh tidur alias dilarang oleh rasululah. Berikut adalah waktu yang dilarang tidur oleh Rasulullah.

 

 

1.      Tidur Setelah Shalat Subuh

Pagi hari merupak waktu yang penuh dengan keberkahan. Orang-orang bersiap-siap untuk keluar rumah mencari rezeki. Rasulullah bersabda “ Ya Allah, berkahilah bagi umatku pagi harinya” (HR. Abu Daud). Karena waktu pagi adalah waktu yang di berkahi maka kita dilarang untuk tidur di pagi hari.  Selain itu tidur di waktu subuh juga dapat menghambat rezeki, menganggu metabolisme tubuh, membuat tubuh kita terasa lesu dan lemas. Waktu pagi ini adalah waktu yang terbaik dalam mempersiapkan diri untuk kegiatan di sepanjang hari.

 

 

 

2.      Tidur Setelah Shalat Ashar Mejelang Mahgrib

Tidur di sore hari memang banyak dilakukan karena waktu ini adalah waktu jenuh dan capek saat bekerja. Hal ini lah yang terkadang membuat kita ingin merebahkan diri saat pulang bekerja di sore hari. Tidur di sore hari dapat membuat jiwa atau pikiran terganggu, pusing, badan sakit dan seperti orang linglung. Sebagian ulama mengatakan “ siapa saja yang tidur selepas waktu ashar sehingga terganggu kejiwaannya, maka janganlah ia mencaci selain dirinya sendiri”. Tidur di sing hari juga menyebabkan kita susah tidur di malam harinya sehingga menyebabkan kita menjadi begadang.

 

 

 

3.      Tidur Sebelum Melakukan Shalat Isya’

Didalam beberapa hadist ada larangan Rasululah untuk tidur sebelum melaksanakan shalat isya’ berikut salah satu hadisnya: “ Nabi Shalallahu’alaihi wassallam membeci tidur sebelum shalat isya’ dan melakukan pembicaraan tidak berguna setelahnya”. (HR. Bukhori dan Muslim). Adapun tidur sebelum melaksanakan shalat isya’ dikhawatirkan dapat membuat kita lupa dan lalai untuk melakukannya.

 

 

 

4.      Tidur Setelah Makan

Sebagaimana dalam hadist Rasululah “ Cernalah makanan kalian dengan (terlebih dahulu) berzikir pada Allah dan shalatlah. Janganlah kalian tidur dalam keadaan kenyang karena itu dapat membuat hati menjadi keras”. ( HR. Ibnu Suni dan Abu Nu’aim). Hadist tersebut menjelaskan larangan tidur setelah makan karena dapat menyebabkan kemalasan dan kekerasan hati. Sedangkan  menurut tinjauan medis, tidur setelah makan dapat meningkatkan kemungkinan datangnya penyakit seperti asam lamung, obesitas dan stroke yang dapat menyerang tiba-tiba.

 

 

 

5.      Tidur Sepanjang Hari

Tidur sepanjang hari dalam artian tidur secara terus-menerus tanpa mengingat waktu. Tanpa memperdulikan kewajiban. Hukum tidur sepanjang hari ini adalah makruh dan sngat tidak di anjurkan dalam islam karena dapat mematikan hati dan menimbulkan kemalasan serta gangguan kesehatan tubuh. Tidur sepanjang hari diperbolehkan hanya ketika dalam keadaan sakit.



Demikian artikel ini semoga dapat bermanfaat dan dapat diamalkan. Semoga kita dapat menghindari waktu-waktu yang dilarang untuk tidur dalam islam.


(JOB-01/ HAP)



You can share this post !