INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Adab Ketika Mendapati Mimpi Buruk

20 September, 2020 17:54 WIB | INSPIRA HALAL

Inspira TV - Adab Ketika Mendapati Mimpi Buruk

Foto: Free Images Pixabay

Kita sering mendengar bahwa mimpi adalah buang tidur. Namun tidak semua mimpi indah seperti bunga yang membuat kita senang dan tersenyum. Mimpi buruk tentu saja akan menyebabkan kegelisahan dan kekhawatiran jika mendapatinya. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim , dari Abu Huraira ra. Nabi Shallahu ‘alaihi wa ssalam bersabda “ Mimpi itu ada tiga macam : bisikan hati, ditakuti setan dan kabar gembira dari Allah”. ( HR. Bukhari dan Muslim).

 

Rasulullah menerangkan dalam hadistnya bahwa mimpi buruk itu berasal dari syetan, baik itu mimpi yang tidak di sukai, menakutkan dan juga menyedihkan. Karena mimpi buruk berasal dari setan maka hal yang perlu kita lakukan ketika terbangun dan mendapati mimpi buruk adalah sebagai berikut.

 

1.      Membaca Ta’awudz

Begitu terbangun dari tidur ketika mendapati mimpi buruuk maka hendaknya segera meminta perlindungan kepada Allah dengan membaca ta’awudz. Adapun bacaan ta’awudz yaitu : a’udzu billahi mi

nasy syaithanir rajim.

Artinya “ aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk

Sebagai mana dalam hadist Rasulullah “ mimpi buruk berasal dari setan maka jika salah seorang diantara kalian bermimpi buruk, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah”. ( HR. Bukhari).

Disunnahkan membaca ta’awudz sebanyak tiga kali sebagaimana dalam sabda Rasulullah dalam hadist lainnya.

 

 

2.       Meniupkan ( Meludah Tanpa Mengeluarkan Ludah) dari Arah Kiri Tiga Kali

Jika mendapati mimpi buruk maka hendaknya meludah tiga kali kearah kiri

“ Apabila salah seorang diantara ka,u bermimpi dengan mimipi yang tidak disenanginya, maka hendaklah dia meludah kekiri tiga kali,berlindunglah kepada Allah dari godan syetan tiga kali...” ( HR. Muslim)

 

 

3.      Shalat dan Mengubah Posisi Tidur

Setelah mengalami mimpi buruk alangkah lebih baaiknya jika kita juga memint perlindungan dengan melakukan shalat. “ Karena itu jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi , bangunlah, kemudian shalatlah...” (HR. Muslim)

Adakalanya seseorang setelah melaksanakan shalat ingin melanjutkan tidurnya kembali, maka hendaklah ia menguabah posisi tidurnya. “Apabila salah seorang diantara ka,u bermimpi dengan mimipi yang tidak disenanginya, maka hendaklah dia meludah ke kiri tiga kali,berlindunglah kepada Allah dari godan syetan tiga kali dan mengubah tidurnya dari posisi semula.” ( HR. Muslim).

 

 

4.      Tidak Menceritakan Kepada Siapapun

“ Dari Jabir ra. ada seorang Arab Badui datang menemui Nabi kemudian bertanya,” Ya Rasulullah, aku bermimpi kepalaku di penggal lalu menggelinding kemudian aku berlari kencang mengejarnya” Nabi Saw.  bersabda kepada orang tersebut “ Jangan engkau ceritakan kepada orang lain ulah setan mempermainkan dirimu di dalam mimpi”. Setelah kejadian itu aku mendengar Nabi menyampaikan dalam salah satu khutbahnya, “ Janganlah kalian menceritakan ulah setan yang mempermainkan dirinya dalam mimpi”. (HR. Muslim).

 

 

5.      Jangan Menafsikan Mimpi Dengan Arti Negatif

Mimpi itu berada di kaki burung (mengambang) selama tidak dita’birlkan/ ditafsirkan, jika dita’birkan bisa jadi mimpi itu akan terjadi”. (HR. Ibnu Majah ; shahih).

Maka mimpi itu tidak akan terjadi kecuali jika ditafsirkan. Maka hendaknya jika pun ingin menafsirkan mimpi tafsirkanlah dengan hal-hal yang positif.

 

 

(JOB-01/HAP)



You can share this post !