INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Pemkot Bandung Perketat AKB, Tiga Tim Siap Disiplinkan Warga

21 September, 2020 10:18 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Pemkot Bandung Perketat AKB, Tiga Tim Siap Disiplinkan Warga

Foto: Humas Kota Bandung

BANDUNG INSPIRA.TV,- Seiring bertambahnya kasus terkonfirmasi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memperketat masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dengan  membuat tiga tim bentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk mendisiplinkan warga. Tim tersebut adalah, tim mobilisasi gabungan, tim stasioner, dan tim khusus penegakan aturan, Senin (21/9/2020).

 

Dalam masa AKB diperketat, Pemkot Bandung meminta masyarakat untuk menaati aturan yakni dengan melakukan 3M (mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) dan menjauhi kerumunan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

 

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi menuturkan, ada tiga tim yang bergerak secara serempak pada malam hari, terutama saat Sabtu malam. Hal ini dikarenakan pada akhir pekan  lebih banyak orang berkerumun di sejumlah lokasi di Kota Bandung.

 

"Ada tim mobilisasi gabungan. Tim ini yang akan membubarkan kerumunan. Karena melihat situasi kondisi khususnya pada malam minggu, itu (pembubaran kerumunan) perlu dilakukan," kata Rasdian

 

Tim kedua yaitu stasioner atau tim yang tetap bertugas di sekitar area Alun-Alun Kota Bandung. Mereka bertugas membubarkan kerumunan di sekitar jalan-jalan yang sudah ditutup sejak pukul 21.00 WIB.

 

"Untuk yang membubarkan kerumunan ada yang mobilisasi, itu dinamis. Ada yang tetap ditempatkan di Alun-Alun, Braga, Jalan Soekarno. Karena memang Jalan sekitar di Alun-Alun sudah ditutup oleh Satlantas dan Dishub," ujarnya.

 

"Pembubarannya secara bertahap dan agar steril dari kerumunan. Kita mengimbau masyarakat agar kembali ke rumah masing-masing," imbuh Rasdian.

 

Tim yang terakhir yaitu tim khusus penegakan hukum yang bertugas untuk mendisiplinkan para pelaku usaha yang sudah melewati batas jam operasional.

 

"Kita sudah ada jadwalnya tempat-tempatnya di mana saja. Tapi kita juga akan merespon pengaduan masyarakat. Misalnya malam ini, ada pengaduan warga, kita berangkat ke sana," ucapnya.

 

Selain itu tim penegakan aturan melibatkan gugus tugas di kecamatan untuk melihat sejauh mana kecamatan bisa menjaga wilayahnya agar bisa dibantu penguatannya oleh tim gugus tugas kota. (JOB-02/MSN)

You can share this post !