INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Mensyukuri Air Hujan Menurut Pandangan Islam

23 September, 2020 09:55 WIB | INSPIRA HALAL

Inspira TV - Mensyukuri Air Hujan Menurut Pandangan Islam

Foto: Free Images Pixabay

Akhir-akhir ini hujan melanda di sejumlah daerah di Indonesia terutama Provinsi Jawa Barat. Namun, tahukah Anda bahwa air hujan adalah bentuk kasih sayang Allah? Di dalam Al-Quran banyak sekali ayat-ayat Allah yang menjelaskan dan menyebutkan masalah hujan dalam kehidupan manusia. Untuk itu, hujan menyimpan berbagai makna dan fungsi yang jika kita renungkan sangat berpengaruh terhadap hajat hidup manusia. Karenanya, kita harus mensyukuri nikmat Allah dengan diturunkannya air hujan

 

Lalu kenapa ya kita harus mensyukuri air hujan, berikut penjelasannya.

 

Hujan Menurunkan Nikmat Bagi Manusia

 

“Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. “ (QS Al A’raf : 57)

 

Dalam ayat di atas dijelaskan bahwa hujan adalah nikmat dan kabar gembir bagi umat manusia. Dalam air hujan tersebut Allah berikan nikmat kepada manusia berupa menyuburkan tanah yang tandus menjadi subur dan menumbuhkan tanaman-tanaman yang bisa dimanfaatkan manusia. Lalu buah-buahan sebagai sumber makanan dan juga vitamin.

 

Hujan untuk Mensucikan Diri

 

“(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh dengannya telapak kaki(mu)” (QS Al-Anfal : 11)

 

Ayat di atas menjelaskan bahwa air hujan bisa dimanfaatkan untuk mensucikan diri seperti berwudhu, mandi, membersihkan hadas. Seperti yang kita ketahui wudhu merupakan syarat sah sebelum melaksanakan shalat, begitu pula dengan mandi yang akan menjaga tubuh kita tetap bersih dari segala jenis kotoran dan najis serta menjaga tubuh kita tetap bersih.

 

Hujan Merupakan Sumber Rezeki Manusia

 

“Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (QS Al-Baqarah : 22)

 

Dalam ayat di atas, Allah turunkan nikmat-Nya melalui hujan yang diturunka ke muka bumi, karena dalam hujan tersebut mengandung sumber-sumber rejeki yang akan diberikan kepada manusia, dalam air hujan tersebut Allah tumbuhkan buah-buahan untuk dikonsumsi dan dijadikan sumber rejeki sebagai bentuk kasih sayang-Nya terhadap umat manusia.

 

Selain itu, hujan merupakan proses yang luar biasa, Allah ciptakan air hujan dengan tetesan-tetesan yang banyak dan juga rata sehingga menyebar di muka bumi dalam kadar yang sesuai. Hal ini sesuai dengan Surat Al-Hijr ayat 21, yang artinya sebagai berikut.

 

“Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu.” (QS Al-Hijr : 21).

 

Turunnya air hujan merupakan kehendak Allah yang didalamnya terdapat rahmat-Nya dan juga berkah. Oleh karena itu, kita patut mensyukuri dan mengambil hikmah dibalik turunnya air hujan tersebut. (JOB-02/MSN)

You can share this post !