INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Pemprov Jabar Penuhi Kebutuhan Pandemi, Berikut Perubahan APBD TA 2020

24 September, 2020 10:44 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV - Pemprov Jabar Penuhi Kebutuhan Pandemi, Berikut Perubahan APBD TA 2020

Foto: Humas Pemprov Jabar

BANDUNG INSPIRA.TV,- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menuturkan rancangan perubahan APBD TA 2020 disusun dalam rangka menjaga kesinambungan perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah berdasarkan prioritas pembangunan serta berkaitan pemenuhan kebutuhan dalam penanganan pandemi global Covid-19 di Jabar. Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jabar, Kota Bandung, Kamis (24/9/2020).

 

Kang Emil menjelaskan pandemi Covid-19 merubah tatanan pengelolaan keuangan daerah.

 

"Kondisi tersebut memengaruhi terhadap tatanan pengelolaan keuangan daerah, maka pemerintah daerah perlu melakukan penyesuaian kembali terhadap postur dan rincian APBD Tahun Anggaran 2020," ucap Kang Emil.

 

Menurut Kang Emil, perubahan APBD secara keseluruhan perlu dilakukan sebagai sebuah tindakan korektif yang mencerminkan kondisi riil pendapatan dan kebutuhan belanja daerah.

 

Terdapat enam prinsip yang mendasari penyusunan rancangan perubahan APBD TA 2020, yakni: (1) penyesuaian indikator makro ekonomi; (2) penyesuaian pendapatan daerah baik dana transfer pusat maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD); (3) pergeseran, penghapusan, penambahan anggaran, akibat dari refocussing dan realokasi anggaran, (4) pemanfaatan sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) berdasarkan hasil audit LKPD Jabar Tahun 2019 oleh BPK; (5) adanya pinjaman daerah sebagai alternatif pembiayaan daerah untuk percepatan pembangunan; dan (6) penyesuaian sasaran dan indikator kinerja (output dan outcome) program dan kegiatan.

 

Selain itu, Kang Emil menambahkan bahwa penyebaran Covid-19 yang saat ini masih terjadi mengakibatkan penurunan pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada penurunan pendapata daerah sehingga diperlukan langkah cepat dan tepat agar bisa melakukan penanganan pandemi.

 

“Pandemi Covid-19 telah berdampak pula terhadap sosial ekonomi serta stabilitas sistem keuangan. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan belanja daerah khususnya untuk bidang kesehatan dan sosial,” ucap Kang Emil.

 

Selanjutnya, Ia menuturkan bahwa alokasi  pemenuhan belanja daerah dalam rancangan perubahan ini diarahkan untuk pemulihan ekonomi dan sosial pascapandemi Covid-19 pada sektor strategis yang paling rentan terkena dampak pandemi.

 

Di akhir pidatonya, Kang Emil berharap agar rencana perubahan APBD Jabar TA 2020 dapat ditetapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

 

“Semoga segenap ikhtiar pembangunan yang telah, sedang, dan akan kita lakukan, khususnya dalam perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, dapat dilaksanakan dengan baik, tepat waktu, dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Jabar,” pungkasnya. (JOB-02/MSN)

You can share this post !