INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Foto Bareng Sahrul Gunawan dan Ridwan Kamil Begini Kata Bawaslu

01 October, 2020 14:27 WIB | BERITA INSPIRA

Inspira TV -  Foto Bareng Sahrul Gunawan dan Ridwan Kamil Begini Kata Bawaslu

Foto : Istimewa

BANDUNG INSPIRA.TV,- Paslon Pilkada Kabupaten Bandung, Sahrul Gunawan dan Dadang Supriatna, menemui Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Hal tersebut diketahui melalui postingan akun media sosial Sahrul Gunawan pada enam hari yang lalu.

 

Dalam postingan itu, bahkan disebutkan jika Kang Emil, Sapaan akrab Ridwan Kamil merestui pasangan Sahrul dan Dadang.

 

Menanggapi hal itu, Koordinator Divisi Pemilu Bawaslu Jabar, Zaki Hilmi, mengaku sudah mengetahui perihal informasi tersebut. Dari informasi yang diterimanya di media massa, pasangan calon itu mengunjungi Gedung Pakuan sebagai rumah dinas Gubernur Jabar, kemudian diduga muncul pernyataan gubernur mengajak memilih Paslon tertentu.

 

"Calon berkunjung ke rumah dinas gubernur kemudian di situ muncul pernyataan foto bersama antara gubernur dan salah satu calon di Kabupaten Bandung. Disebutkan bahwa gubernur mengajak memilih salah satu calon," kata dia ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (1/10/2020).

 

Zaki menjelaskan, Bawaslu Kabupaten Bandung telah melakukan penelusuran dan akan menangani dugaan pelanggaran tersebut.

 

Menurut Zaki, fasilitas negara tak diperkenankan untuk digunakan dalam aktivitas politik sebagaimana ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran Mendagri.

 

"Kalau dari kita masih menelusuri akan ditangani oleh Bawaslu Kabupaten Bandung. Kalau kita tegas saja tidak boleh menggunakan fasilitas negara dalam hal ini rumah jabatan untuk aktivitas politik," ucap dia.

 

Berikut ini caption yang tertulis dalam postingan itu:

 

Kami cabup dan cawabup #kabupatenbandung berkesempatan bertemu dengan kang emil gubernur jawa barat di rumah dinas beliau. kami berdiskusi mengenai program yg akan dilakukan jika terpilih nanti. diantaranya pemberian insentif utk guru2 ngaji, peningkatan kesejahteraan perangkat desa dan guru (termasuk guru honorer), peningkatan potensi UKM dan pariwisata yg belum byk tereksplor #BEDAS #BErsamaDAdangSahrul

 

 

Zaki menambahkan, penelusuran yang dilakukan terkait ada atau tidaknya pernyataan berupa dukungan serta apakah kegiatan itu dilakukan di rumah dinas ataukah bukan. Kini, Bawaslu sedang mempelajari dugaan pelanggaran tersebut.

 

"Kita pelajari dulu lah pembuktian di situ. Tapi aturan ini bisa kena aturan Pilkada atau aturan Undang-Undang lainnya. Tapi yang jelas sudah ada edaran Mendagri larangan terhadap penggunaan fasilitas negara," ucap dia.

 

"Kita lihat posisinya. Kalau ini pelanggaran dilakukan oleh calonnya ataukah oleh pejabat negaranya dalam hal ini gubernur," pungkas dia. (MSN)

 

You can share this post !