INSPIRA PROGRAM LIVE TV
Inspira TV - Beriklan TV Digital

Wah! Ternyata Ini Keutamaan dari Menahan Amarah

01 October, 2020 15:00 WIB | INSPIRA HALAL

Inspira TV - Wah! Ternyata Ini Keutamaan dari Menahan Amarah

foto : istimewa

Kemarahan adalah suatu bentuk dari meluapkan emosi yang sangat lekat dengan diri manusia. kemarahan harus diekspresikan dengan baik untuk menjaga kesehatan mental kita sebagai manusia. Ketidakmampuan dalam menahan amarah menjadi bagian dari manusia. Namun, dalam beberapa kasus, kemarahan terus menerus bisa menjadi tanda masalah yang lebih dalam, yaitu depresi.

 

Amarah memang bara yang dilemparkan setan ke dalam hati manusia sehingga dadanya membara, urat sarafnya menegang, wajahnya memerah, dan kehilangan kendali atas dirinya. Ketika seseorang terbakar amarah, ia menjadi gelap mata sehingga dia bisa mengucapkan perkataan atau melakukan tindakan yang berakibat buruk bahkan fatal bagi diri dan orang di sekitarnya. 

 

Meski demikian, marah sebenarnya merupakan salah satu sifat dasar manusia sehingga setiap orang pasti pernah merasakannya. Marah itu sesuatu yang wajar karena merupakan suatu respons terhadap kondisi ketidaknyamanan yang terjadi. Namun sering kali marah bisa menjadi kebiasaan buruk. Emosi seseorang yang sedang marah sedang tidak stabil sehingga orang dapat melakukan apa saja di luar kendali diri dan pikirannya, sehingga dapat berbuat nekat. Bahkan melakukan perbuatan yang dilarang oleh undang-undang maupun ajaran agama.

 

Demikian bahayanya marah ini sehingga Rasulullah memberi wasiat yang diulang-ulang kepada sahabat bernama Jariyah bin Qudamah r.a. Hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah SAW: “Berilah aku wasiat”. Beliau menjawab, “Engkau jangan marah!” Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi SAW bersabda: “Engkau jangan marah!” (HR Bukhari).

 

Sebuah wasiat yang singkat namun penuh makna, yaitu: “jangan marah”. Rasulullah bahkan mengulang wasiatnya ini hingga tiga kali berturut-turut yang menunjukkan bahwa marah adalah sesuatu yang harus dihindari karena ia dapat menjadi awal berbagai kejahatan.

 

Kemampuan menahan amarah juga merupakan salah satu ciri orang yang bertakwa. Firman Allah SWT dalam QS Ali Imron ayat 134 yang artinya: “Orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang menafkahkan (harta mereka) baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya serta memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”

 

Ayat di atas menggambarkan keutamaan menahan amarah yang merupakan salah satu sifat orang bertakwa, yaitu jika mereka disakiti orang lain yang menyebabkan timbulnya

kemarahan dalam diri mereka, maka mereka tidak melampiaskan kemarahan mereka, akan tetapi berusaha menahan kemarahan dan bersabar untuk tidak membalas perlakuan orang yang menyakiti mereka, bahkan kita diperintah untuk memaafkan. 

 

Oleh karena itu, sebagai seorang muslim kita harus selalu berlatih menahan amarah. Jika suatu hari kita dalam kondisi sedang marah, kita harus segera menenangkan diri agar tidak terjadi hal-hal yang fatal. Menahan amarah berarti menahan diri agar tidak berkepanjangan atau terlarut dalam rasa tidak suka atau kesal.

 

Rasulullah SAW mengajarkan kita agar saat marah, hendaklah menahan diri, yaitu menahan seluruh organ tubuh, termasuk menahan mulut untuk berbicara, menahan tangan dan kaki untuk berbuat sesuatu. Diri kita yang harus kita tahan sekuat tenaga agar jangan sampai organ tubuh kita meluapkan kemarahan. 

 

(JOB-04/MSN)



You can share this post !

ARTIKEL PILIHAN